Tunggu KPU, Ma'ruf Amin: Jangan Panggil Saya Wapres Dulu

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden Ma'ruf Amin berpakaian serba putih sesaat sebelum berangkat ke lokasi TPS di Koja, Jakarta Utara, Rabu, 17 April 2019. Tempo/Egi Adyatama

    Calon wakil presiden Ma'ruf Amin berpakaian serba putih sesaat sebelum berangkat ke lokasi TPS di Koja, Jakarta Utara, Rabu, 17 April 2019. Tempo/Egi Adyatama

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Wakil Presiden 01 Ma'ruf Amin, meminta masyarakat untuk tidak memanggilnya dengan sebutan wapres pada saat ini, karena belum ada pengumuman hasil suara pemilu 2019 secara resmi dari KPU.

    Baca juga: Ma'ruf Amin Hanya Menang Tipis di TPS Rumahnya

    "Saya meminta kepada kiai dan masyarakat untuk tidak memanggil saya dengan sebutan wapres dulu, karena kita semua masih menunggu penghitungan suara oleh KPU," kata KH Ma'ruf Amin, saat bersilaturrahim dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), di Kantor PBNU, Jakarta, Senin, 22 April 2019.

    Hadir pada kesempatan tersebut antara lain, Ketua Umum PBNU KH Said Agil Siradj, Sekjen PBNU H Helmy Faishal, dan Rais Am PBNU KH Miftahul Ahyar.

    Pada kesempatan tersebut, KH Ma'ruf Amin mengucapkan terima kasih atas pelaksanaan pemilu presiden yang berjalan, aman, tertib, jujur, dan adil.

    "Saya mengucapkan puji syukur, karena dari hasil 'quick count', ternyata memenangkan pasangan capres-cawapres 01. Namun, baru penghitungan 'Quick count', belum penghitungan riil dari KPU," katanya.

    Mustasyar PBNU itu juga mengucapkan puji syukur karena selama menunggu proses penghitungan suara di KPU, masyarakat tetap tenang dan kondusif.

    Pada kesempatan tersebut, Ma'ruf juga mengucapkan terima kasih kepada Nahdlatul Ulama (NU). "NU kali ini utuh dan kompak. Peran NU dalam pilpres luar biasa," katanya.

    Baca juga: Menang Quick Count, Ma'ruf Amin Syukuran Baca Yasin

    Ma'ruf Amin juga mengajak para pengurus NU untuk turut mengawal dan merawat negara Indonesia ke depan. "Agar Indonesia terus aman dan damai, tidak ada konflik-konflik dan mendorong agar bangsa Indonesia lebih sejahtera," katanya.

    Pada kesempatan tersebut, Ma'ruf juga memohon kepada Allah SWT agar memberikan banyak hal yang memberikan manfaat bagi bangsa Indonesia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.