H-1 Pencoblosan, TKN Prediksi Suara Jokowi di Atas 58,5 Persen

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut 01, Jokowi (kedua kiri) didampingi Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (kiri), Bendahara Partai Hanura Zulnahar Usman (kedua kanan) dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memperlihatkan contoh surat suara Pilpres 2019 saat Kampanye Terbuka di Serang, Banten, Ahad, 24 Maret 2019. ANTARA/Asep Fathulrahman

    Capres nomor urut 01, Jokowi (kedua kiri) didampingi Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo (kiri), Bendahara Partai Hanura Zulnahar Usman (kedua kanan) dan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto memperlihatkan contoh surat suara Pilpres 2019 saat Kampanye Terbuka di Serang, Banten, Ahad, 24 Maret 2019. ANTARA/Asep Fathulrahman

    TEMPO.CO, Jakarta - Sehari menjelang pencoblosan pemilihan presiden 2019, Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf semakin optimistis meraih kemenangan. Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto mengatakan, kubunya memprediksi suara inkumben ini akan mencapai di atas angka 58,5 persen.

    Baca: Kilas Balik: Momen-momen Kampanye Terbuka Jokowi - Prabowo

    Angka itu, ujar Hasto, diyakini bisa tercapai melihat perkembangan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf terakhir yang dirilis lembaga-lembaga survei yang kredibel. "Hasil survei mereka tentunya belum memotret efek debat terakhir dan konser putih bersatu di GBK, maka kami meyakini suara Jokowi-Ma'ruf naik di atas 58,5 persen," ujar Hasto di kantor DPP PDIP, Jakarta pada Selasa, 16 April 2019.

    Sebelumnya, lima hari menjelang pencoblosan pemilihan presiden 2019, empat lembaga survei mengumumkan hasil survei terakhir mereka untuk elektabilitas masing-masing calon presiden dan wakil presiden, Jokowi - Ma'ruf dan Prabowo - Sandiaga.

    Empat lembaga survei itu adalah Lingkaran Survei Indonesia atau LSI Denny JA, SMRC, Indopolling Network, dan Alvara Research Center. Hasil dari empat survei itu adalah elektabilitas Jokowi masih mengungguli Prabowo.

    Survei Indopolling Network, contohnya. Lembaga ini menunjukkan elektabilitas Jokowi - Ma’ruf Amin sebesar 57,4 persen; sementara Prabowo - Sandi sebesar 32,5 persen. Sisanya, 10,1 persen belum menentukan pilihan.

    Baca: Pengamat: Jokowi dan Prabowo Manfaatkan Sentimen Agama di Pilpres

    “Kalau kita lihat elektabilitas antara pasangan capres 01 dengan 02 sangat lebar. Selisih elektabilitas di antara keduanya lebih dari 20 persen, dan selisih ini cukup signifikan,” ujar Direktur Eksekutif Indopolling Network Wempy Hadir saat menyampaikan hasil survei pada Jumat, 12 April 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.