Di Debat Capres Kelima, Prabowo Minta Jokowi Contoh Cina

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyapa para wartawan setibanya di lokasi debat capres putaran keempat di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019. Debat itu mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan dan industri. ANTARA

    Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyapa para wartawan setibanya di lokasi debat capres putaran keempat di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu, 13 April 2019. Debat itu mengangkat tema ekonomi dan kesejahteraan sosial, keuangan dan investasi serta perdagangan dan industri. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Presiden Prabowo Subianto meminta Calon Presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi mencontoh Republik Rakyat Cina.

    Baca: Abdul Somad Dukung Prabowo, TKN Yakin Pemilih Tak Berpindah

    "Saya terus terang saja tidak menyalahkan Pak Jokowi, ini kesalahan semuanya, kita harus berani memperbaiki diri, kita harus contoh Republik Rakyat Tiongkok, dalam 40 tahun menghilangkan kemiskinan, kita harus mencontoh yang benar," kata Prabowo dalam Debat Pilpres kelima di Holten Sultan pada Sabtu, 12 April 2019.

    Pernyataan ini muncul ketika Prabowo menanggapi pernyataan Jokowi. Dalam adu gagasan ini, Jokowi mendapat pertanyaan dari moderator debat soal strategi apa yang akan ia lakukanuntuk menjaga komoditas perikanan dan pertanian sehingga sektor tersebut menarik bagi milenial.

    Menjawab pertanyaan itu, Jokowi mengatakan bahwa Indonesia sudah terlalu lama mengekspor bahan mentah seperti karet. Sehingga, Jokowi mengatakan akan menggalakan hilirisasi agar Indonesia akan mengekspor bahan-bahan yang sudah diolah sehingga memiliki nilai tambah.

    "Minimal barang yang diekspor setengah jadi," kata Jokowi. Jokowi pun ingin menggalakan digitalisasi ekonomi.

    Simak juga: Hadapi Jokowi, Prabowo Diminta Banyak Senyum, Jangan Tegang

    Debat Pilpres putaran terakhir ini Jokowi dan Prabowo adu gagasan di bidang Ekonomi, Kesejahteraan Sosial, Industri, Perdagangan, dan Investasi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.