KPU Umumkan Kekayaan Jokowi Rp 50 Miliar, Prabowo Rp 1,9 Triliun

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman memberikan arahan kepada peserta apel patroli pengawasan anti politik uang Pemilu 2019 di Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat, 12 April 2019. Apel tersebut dilakukan secara serentak di 514 titik di seluruh Indonesia yang bertujuan untuk mencegah praktik politik uang selama pemilu serentak 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU), Arief Budiman memberikan arahan kepada peserta apel patroli pengawasan anti politik uang Pemilu 2019 di Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat, 12 April 2019. Apel tersebut dilakukan secara serentak di 514 titik di seluruh Indonesia yang bertujuan untuk mencegah praktik politik uang selama pemilu serentak 2019. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemilihan Umum atau KPU mengumumkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) calon presiden dan wakil presiden Pemilu 2019.Komisi Pemilihan Umum atau KPU mengumumkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) calon presiden dan wakil presiden Pemilu 2019.

    Baca juga: Ini Harta Kekayaan Prabowo - Sandiaga Menurut LHKPN

    Ketua KPU Arief Budiman menyebutkan jumlah harta kekayaan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi sebesar Rp 50 miliar.

    "Jokowi, jumlah kekayaan totalnya Rp50.248.349.788 per tanggal 14 Agustus 2018," ujar Arief di Kantor KPU, Jakarta Pusat, Senin, 12 April 2019. Kemudian berurutan, Arief menyampaikan LHKPN dari cawapres nomor urut 02 Ma'ruf Amin. "Total harta kekayaan per tanggal 14 Agustus 2018 adalah Rp 11.645.550.894," tuturnya. 

    Selanjutnya jumlah kekayaan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto tercatat Rp 1,9 triliun. "Prabowo, per tanggal 9 Agustus 2018 adalah Rp 1.952.013.493.659," kata Arief.

    Adapun calon wakil presiden 02 Sandiaga Uno menurut Arief memiliki kekayaan senilai Rp 5 triliun. "Sandiaga, total kekayaan 14 Agustus 2018 adalah Rp. 5.099.960.524.965," kata dia.

    Baca juga: KPK: Bikin LHKPN Jangan Mepet Batas Pendaftaran Capres

    Berikut rincian kekayaan Jokowi - Ma'ruf Amin dan Prabowo - Sandiaga seperti yang dirilis KPU hari ini:

    Joko Widodo atau Jokowi

    A. Harta Tanah dan Bangunan: Rp 43.888.588.00
    B. Alat Transportasi dan Mesin: Rp 1.083.500.000
    C. Harta bergerak lainnya:
    Rp 360.000.000
    D. Surat berharga: Rp 0 (nihil)
    E. Kas dan setara kas: Rp 6.109.234.704
    F. Harta lainnya: Rp 0 (nihil)
    G. Utang: Rp 1.192.972.916

    Total Kekayaan: Rp 50.248.349.788

    Ma'ruf Amin

    A. Harta Tanah dan Bangunan: Rp 6.978.500.000
    B. Alat Transportasi dan Mesin: Rp 1.627.900.000
    C. Harta bergerak lainnya: Rp 226.000.000
    D. Surat berharga: Rp 0 (nihil)
    E. Kas dan setara kas: Rp 3.470.735.325
    F. Harta lainnya: Rp 0 (nihil)
    G. Utang: Rp 657.584.431

    Total: Rp 11.645.550.894

    Prabowo Subianto

    A. Harta Tanah dan Bangunan: Rp 230.443.030.000
    B. Alat Transportasi dan Mesin: Rp 1.432.500.000
    C. Harta bergerak lainnya: Rp 16.418.227.000
    D. Surat berharga: Rp 1.701.879.000.000
    E. Kas dan setara kas: Rp 1.840.736.659
    F. Harta lainnya: Rp 0 (nihil)
    G. Utang: Rp 0 (nihil)

    Total: Rp 1.952.013.493.659

    Sandiaga Uno

    A. Harta Tanah dan Bangunan: Rp 191.644. 398.989
    B. Alat Transportasi dan Mesin: Rp 325.000.000
    C. Harta bergerak lainnya: Rp 3.200.000.000
    D. Surat berharga: Rp 4.707.615.685.758
    E. Kas dan setara kas: Rp 495. 908.363.438
    F. Harta lainnya: Rp 41.295.212.159
    G. Utang: Rp 340.028.135.379

    Total: Rp 5.099.960.524.965


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.