Tak Dukung Jokowi Lagi, Dahlan Iskan Kini Ada di Kubu Prabowo

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dahlan Iskan menonton pertandingan sepak bola di Bogota, Colombia. Foto: KBRI Bogota

    Dahlan Iskan menonton pertandingan sepak bola di Bogota, Colombia. Foto: KBRI Bogota

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan menghadiri pidato kebangsaan calon presiden Prabowo Subianto di Hotel Dyandra, Surabaya, Jawa Timur pada hari ini, Jumat, 12 April 2019. Mengenakan kemeja biru dan jas hitam, Dahlan disambut tempik sorak hadirin saat maju ke podium untuk menyampaikan sambutan.

    Baca juga: Tiba di Dyandra Surabaya, Prabowo Diiringi Dahlan Iskan

    "Lima tahun yang lalu menjelang pemilu seperti ini saya mengadakan deklarasi besar-besaran mendukung Pak Jokowi di Sentul," kata Dahlan disambut riuh hadirin.

    Dahlan mengatakan, dia dulu mendukung Jokowi lantaran memiliki harapan terhadap program revolusi mental dan program-program Joko Widodo untuk pertumbuhan ekonomi. Dahlan Iskan mengaku dia berharap pendapatan per kapita masyarakat Indonesia bisa tumbuh menjadi US$ 7 ribu per tahun.

    Pendiri Jawa Pos Group ini beralasan, pendapatan per kapita Indonesia sudah US$ 5 ribu per tahun pada lima tahun lalu. Dia pun merasa wajar berharap pendapatan per kapita bisa tumbuh menjadi US$ 7 ribu dalam lima tahun ini dan menjadi US$ 9 ribu dalam lima tahun mendatang. Dia berpendapat hal itu terjadi Indonesia akan menjadi besar.

    "Tapi itu tidak terlaksana. Karena itu hari ini saya menjatuhkan pilihan kepada Pak Prabowo," kata Dahlan.

    Dahlan Iskan mengatakan pilihannya jatuh kepada Prabowo bukan lantaran mempertimbangkan nasibnya selama lima tahun terakhir. Dia berujar hal itu sudah menjadi risiko dirinya mengabdi untuk negara.

    Baca juga: Dukung Jokowi, Dahlan Iskan Main Marawis

    "Seperti juga risiko Pak Jokowi menjadi presiden difitnah selama 4,5 tahun. Bahkan seperti juga Pak Prabowo yang difitnah selama 17 tahun," kata Dahlan.

    Dahlan Iskan mengatakan, pada pilpres 2014 lalu para pendukungnya yang disebut sebagai Dahlanis di seluruh Indonesia sebenarnya menjatuhkan pilihan kepada Prabowo. Namun, dia memveto keputusan itu untuk memihak Jokowi.

    "Pemilu tahun ini ganti saya yang ikut pimpinan-pimpinan Dahlanis se-Indonesia itu," kata Dahlan.

    Simak: Dahlan Iskan Ungkap Alasan Mendukung Prabowo Subianto


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.