Prabowo: Pemilu yang Tak Jujur adalah Penghinaan terhadap Rakyat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto berorasi saat kampanye akbar bertajuk

    Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto berorasi saat kampanye akbar bertajuk "Indonesia Menang bersama Prabowo Subianto" di Stadion Kridosono, Yogyakarta, Senin, 8 April 2019. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengatakan sistem demokrasi adalah sistem yang telah teruji dalam sejarah peradaban manusia. Pernyataan ini ia ucapkan saat memberikan orasi dalam acara deklarasi dukungan 'Aliansi Advokat Indonesia Bersatu Untuk Prabowo-Sandi' di Balai Kartini, Jakarta, Kamis, 11 April 2019.

    Baca: Prabowo: Belum Mulai Saja Sudah Ada yang Nyoblos di Luar Negeri

    Prabowo menambahkan supaya demokrasi dapat berjalan dengan baik, semua pihak harus memiliki pemahaman bahwa pemimpin dipilih atas dasar kehendak rakyat melalui pemilihan umum. Ia juga berujar apabila proses demokrasi ini berjalan dengan tak jujur alias settingan, maka perbuatan itu telah menghina rakyat dalam negara demokrasi.

    "Sejarah mengajarkan kepada kita, manakala proses pemilihan ini tidak bersih dan jujur, berarti ini adalah pelanggaran dan sebuah penghinaan terhadap kehendak rakyat," kata Prabowo disambut sorakan para hadirin di Balai Kartini.

    Prabowo lantas menyinggung tentang sebagian orang di Indonesia yang memiliki kecenderungan untuk mengatur-atur demokrasi. "Ada yang bilang, 'Tidak, pemilu dijamin jujur, bersih, adil'. Kaget. Belum mulai saja sudah ada yang nyoblos-nyoblos di Luar Negeri," ujar Prabowo yang lagi-lagi disambut riuh para hadirin.

    Meski tidak menyebutkan secara spesifik kecurangan apa yang ia maksud, baru-baru ini tersiar kabar adanya surat suara tercoblos di Malaysia. Kabar itu tersiar melalui video di jagat maya yang menayangkan temuan surat suara yang sudah tercoblos untuk pasangan calon Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin dan calon legislatif dari Partai NasDem.

    Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Mochammad Afifuddin memastikan bahwa surat suara tercoblos yang ditemukan di Selangor, Malaysia, itu adalah asli.

    Baca: Kubu Prabowo: Kalau Kami Menang, Jokowi di Posisi Wantimpres

    Hal itu, kata Afifuddin, sudah terkonfirmasi oleh jajaran Panwaslu Kuala Lumpur yang mendatangi lokasi penyimpanan surat suara tersebut. "Dalam konfirmasi jajaran kami, PPLN (Panitia Pemilihan Luar Negeri) sudah dipastikan dan dijawab huruf tebal, dia pastikan (surat suara tercoblos itu) asli," ujar dia dalam konferensi pers di Kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, Kamis, 11 April 2019.

    RYAN DWIKY ANGGRIAWAN | IRSYAN HASYIM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.