Bicara Soal Menteri, Prabowo Sebut Banyak yang Tak Suka Fadli Zon

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden Prabowo Subianto didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon saat menghadiri acara jalan sehat yang digelar oleh kelompok relawan Roah Djoeang di Kawasan Jalan Medan Merdeka selatan, Jakarta Pusat, Sabtu, 2 Februari 2019. Tempo/Budiarti Utami Putri

    Calon Presiden Prabowo Subianto didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon saat menghadiri acara jalan sehat yang digelar oleh kelompok relawan Roah Djoeang di Kawasan Jalan Medan Merdeka selatan, Jakarta Pusat, Sabtu, 2 Februari 2019. Tempo/Budiarti Utami Putri

    TEMPO.CO, Surakarta - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto sudah mulai membicarakan masalah posisi menteri menjelang pemilihan presiden 17 April. Hal itu dikatakannya dalam kampanye yang digelar di Stadion Sriwedari Solo, Rabu, 11 April 2019.

    Baca juga: SBY Kritik Kampanye Akbar Prabowo, BPN: Bukan Politik Identitas

    "Kami sudah bersumpah akan membangun pemerintahan yang bersih dari koruptor," katanya. Dalam membentuk kabinet, dia akan meminta saran serta pertimbangan dari banyak pihak untuk menempatkan orang-orang yang sesuai.

    "Saya akan meminta saran kepada kyai, ulama dan habaib," kata Prabowo dalam orasinya. Selain itu dia akan meminta kepada partai pendukung untuk menyodorkan kader-kader terbaiknya guna mengisi kursi kabinet.

    Salah satu yang disebutnya dalam orasi itu adalah Ketua Komando Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY. "Salah satunya kira-kira AHY lah," kata dia.

    Prabowo juga menyebut bahwa Partai Gerindra tentunya juga akan menempatkan kader terbaiknya. Dia lantas menyodorkan nama Fadli Zon kepada massa yang menghadiri kampanye itu. "Kalau Fadli Zon pantas atau tidak? Tapi banyak yang tidak suka sama dia," katanya.

    Koalisi tersebut menurutnya membutuhkan orang-orang yang berkualitas lantaran memiliki banyak pekerjaan berat yang ditinggalkan pemerintahan sebelumnya. "Saya tidak tega kalau mau buka semua, marilah kita tidak mencari kesalahan," kata dia.

    Prabowo juga meyakini bahwa Jokowi merupakan orang yang baik namun dikelilingi orang orang-orang yang tidak tepat. "Sekelilingnya penjilat semua," kata dia.

    AHMAD RAFIQ (Solo)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.