Jokowi Tantang Kota Solo Berikan 90 Persen Suara di Pilpres

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi menyapa pendukung saat kampanye akbar di Solo, Jawa Tengah, Selasa, 9 April 2019. Dalam kampanye akbar tersebut Jokowi menargetkan perolehan suara di Jawa Tengah sebanyak 70 persen. ANTARA/Wahyu Putro A

    Calon Presiden nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi menyapa pendukung saat kampanye akbar di Solo, Jawa Tengah, Selasa, 9 April 2019. Dalam kampanye akbar tersebut Jokowi menargetkan perolehan suara di Jawa Tengah sebanyak 70 persen. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Presiden nomor urut 01 Joko Widodo alias Jokowi hadir dalam acara kampanye terbuka di Stadion Sriwedari Solo, Selasa 9 April 2019. Di kota asalnya itu, dia menantang para pendukungnya untuk mengumpulkan suara hingga 90 persen dalam Pilpres 2019.

    Berita terkait: Kampanye di Solo, Jokowi Naik Kereta Kencana

    Dalam orasinya, Jokowi mengingatkan bahwa dia mendapat suara yang cukup besar di Kota Solo dalam pemilihan presiden lima tahun lalu. "Kita dapat 84 persen," katanya. Dia berharap pada tahun ini suara yang diperolehnya bisa meningkat.

    Apalagi, Solo merupakan kampung halaman Jokowi. Dia juga memulai karirnya di bidang pemerintahan dari kota tersebut. "Awas, awas, saya berasal dari Solo lho," katanya dari atas panggung.

    Jokowi mengatakan tidak mau jika suaranya di tahun ini hanya sama dengan perolehan lima tahun lalu. Bahkan, dia mematok target yang cukup tinggi. "Di atas 90 persen," katanya disambut tepuk tangan para pendukungnya.

    Dalam kampanye di Kota Solo itu, Jokowi juga ditemani beberapa tokoh lainnya, seperti Megawati Sukarnoputri, Puan Maharani, Eric Thohir, Pramono Anung serta Yenny Wahid. Acara itu diikuti oleh ribuan massa yang memadati stadion Sriwedari.

    Tidak semua tokoh yang hadir juga ikut berorasi. Selain Jokowi, orasi juga diberikan oleh Puan Maharani. Sedangkan Yenny yang didaulat untuk berorasi hanya mengajak para pendukung untuk menyanyi.

    AHMAD RAFIQ (Solo)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.