Mengaku Dipersulit Kampanye, BPN Prabowo Merasa Didiskriminasi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyapa pendukungnya saat kampanye akbar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad, 31 Maret 2019.  Prabowo sempat terbatuk-batuk saat mengawali pidatonya, ia menyebut suaranya habis karena terlalu bersemangat saat debat capres Sabtu malam, 30 Maret 2019. ANTARA/Umarul Faruq

    Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyapa pendukungnya saat kampanye akbar di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad, 31 Maret 2019. Prabowo sempat terbatuk-batuk saat mengawali pidatonya, ia menyebut suaranya habis karena terlalu bersemangat saat debat capres Sabtu malam, 30 Maret 2019. ANTARA/Umarul Faruq

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Saksi sekaligus Penghubung Calon Presiden Badan Pemenangan Nasional atau BPN Prabowo - Sandiaga Uno, Prasetyo Hadi, mengatakan kubunya tidak mendapat izin untuk kampanye akbar di Simpang Lima, Semarang, Jawa Tengah, pada 10 April 2019. "Pemerintah provinsi tidak memberikan izin penggunaan tempat," kata Prasetyo di kawasan Senayan, Jakarta, Kamis, 4 April 2019.

    Prasetyo mengaku tidak tahu alasan tak keluarnya izin itu. “Pilpres itu kan kontestasi tertinggi, kenapa fasilitas-fasilitas yang dimiliki pemerintah tidak boleh dipergunakan?" kata Ketua DPP Partai Gerindra ini.

    Baca: TNI AU Bantah Cuitan Jet Tempur Halangi Pesawat Prabowo

    Dia merasa ada diskriminasi antara kampanye akbar untuk calon pemimpin tertinggi negara ini dan acara apel kebangsaan yang melibatkan grup musik kondang beberapa waktu lalu. "Kenapa konser kebangsaan Slank boleh?”

    Prasetyo menyebutkan penolakan semacam itu juga terjadi di sejumlah tempat lainnya, di antaranya di Bandung, Bogor, dan Medan. Ada saja upaya yang mempersulit kubunya mendapatkan izin penggunaan tempat untuk kampanye. "Tapi kami asyik-asyik aja. Kalau memang tidak diberi izin juga tidak mau ngoyo atau memaksa."

    Baca: Eks KASUM Mencuit, TNI AU Merinci Jadwal Terbang Pesawat Prabowo

    Tak mendapat izin di Semarang, kata Prasetyo, kampanye Prabowo akhirnya bergeser ke Kota Solo. “Rencana kami akan pindah di Solo. Insya Allah di Lapangan Sriwedari." Kampanye di kota kelahiran calon presiden inkumben Joko Widodo ini dijadwalkan pada 10 April.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.