Mengaku Sering Dihambat, Sandiaga Minta Pendukungnya Tak Cengeng

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno berkampanye terbuka di Kota Sorong, Papua Barat, Rabu, 27 Maret 2019. Sandiaga berjanji akan lebih memperhatikan pembangunan serta perekonomian masyarakat di wilayah Papua jika terpilih pada Pilpres mendatang. ANTARA

    Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno berkampanye terbuka di Kota Sorong, Papua Barat, Rabu, 27 Maret 2019. Sandiaga berjanji akan lebih memperhatikan pembangunan serta perekonomian masyarakat di wilayah Papua jika terpilih pada Pilpres mendatang. ANTARA

    TEMPO.CO, Surabaya - Calon presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno meminta para pendukungnya untuk tidak cengeng meskipun menghadapi hambatan-hambatan selama kampanye berlangsung. Pernyataan Sandiaga itu disampaikan seusai menghadiri dialog interaktif dengan guru-guru pendidikan anak usia dini atau PAUD di bekas gedung DBL Arena, Graha Pena, Surabaya, Kamis, 4 April 2019.

    Baca: Sandiaga Minta Pendukungnya Tak Hadang Ma'ruf Amin Lagi

    Sandiaga mengklaim banyak di antara guru PAUD yang tak bisa datang karena ada imbauan dan ancaman sehingga kampanyenya hanya dihadiri sekitar 1.500 orang. “Tapi alhamdulillah dari 1.500 yang hadir bisa menyampaikan keinginan mereka untuk meningkatkan kesejahteraanya dan kualitas mutu pendidikan anak usia dini,” kata Sandiaga.

    Sandiaga mengaku sering mendapat halangan saat berkampanye. Bahkan beberapa acara yang telah dia rencanakan sampai saat ini belum mendapatkan izin. “Ngurus perizinannya setengah mati sulitnya,” kata dia tanpa menyebutkan acara yang dimaksud.

    Kendati demikian, Sandiaga meminta agar para pendukungnya tidak bersikap cengeng. Hambatan-hambatan yang ia hadapi bersama calon presiden Prabowo Subianto di lapangan, menurut dia, wajar saja karena yang dihadapi adalah calon presiden inkumben. “Buat saya situasi seperti ini sah-sah saja, lazim, karena kami menghadapi pemerintah. Kami ini kan penantang,” katanya.

    Sandiaga mengaku telah menghadapi situasi seperti ini sejak tujuh bulan lalu. Karena itu ia meminta agar para pendukung Prabowo – Sandi tidak sering mengeluh menghadapi keadaan seperti sekarang. “Jangan cengengnya sekarang, sebab saya telah merasakan sejak tujuh bulan lalu. Karena itu marilah kita hadapi dengan senyuman,” tuturnya.

    Baca: Sandiaga Minta Demokrasi Tidak Saling Membajak

    Sandiaga menjamin, jika diberi amanah rakyat bersama Prabowo memimpin negara ini, ia memastikan bakal membuka ruang demokrasi seluas mungkin. Sehingga masyarakat dapat menikmati iklim demokrasi yang sehat. “Kami berjanji membuka akses seluas-luasnya pada masyarakat karena kami berbeda dengan yang sekarang,” katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.