Jokowi di Palembang: Jangan Sampai Ada yang Meremehkan TNI

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden petahana Joko Widodo atau Jokowi (kanan) menyampaikan orasi pada kampanye terbuka di Aimas Convention Center, Sorong, Papua Barat, Senin, 1 April 2019. Jokowi menargetkan kemenangan sebesar 80 persen di Papua Barat pada Pemilu Presiden 17 April mendatang. ANTARA

    Calon Presiden petahana Joko Widodo atau Jokowi (kanan) menyampaikan orasi pada kampanye terbuka di Aimas Convention Center, Sorong, Papua Barat, Senin, 1 April 2019. Jokowi menargetkan kemenangan sebesar 80 persen di Papua Barat pada Pemilu Presiden 17 April mendatang. ANTARA

    TEMPO.CO, Palembang - Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi dan Ibu Negara Iriana Jokowi diarak dengan menumpang mobil hias berbentuk kapal Sriwijaya dalam kampanye Pilpres 2019 di Palembang, Sumatera Utara, Selasa, 2 April 2019. Calon presiden inkumben itu berpidato sekitar 15 menit. Di  antaranya mengajak masyarakat menghargai TNI.

    "Kita harus punya kekuatan TNI yang besar untuk menjaga negara kita yang besar, jangan sampai ada yang meremehkan TNI, menjelekkan TNI.” TNI, kata Jokowi, sudah menjaga negara ini lebih dari 70 tahun.

    Baca: Mantan Kapolsek Mengaku Diperintah Atasan ...

    Begitu tiba di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Jokowi langsung menuju mobil hias berbentuk kapal Sriwijaya itu. Arak-arakan diawali dengan pasukan dan penari yang mengenakan pakaian adat. Mobil hias yang dinaiki Jokowi dan Iriana berada di bagian paling belakang pawai itu.

    Rombongan pawai bergerak mulai sekitar pukul 12.05 di depan Transmart Palembang menuju Palembang Sport and Convention Center (PSCC) yang jaraknya sekitar 500 meter.

    Baca: Lagi, Iriana Jokowi Bersimpuh di Lantai Foto ... 

    Setelah sekitar 45 menit rombongan pawai tiba di PSCC. Jokowi langsung masuk ke PSCC, yang sudah dipenuhi ribuan simpatisan dan pendukungnya.

    Jokowi meminta pendukungnya agar tak sampai ada yang menjelek-jelekkan TNI. "Jangan sampai meremehkan TNI," ujar Jokowi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.