Kampanye Jokowi di Pontianak, 10.000 Orang Diklaim Akan Hadir

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi, saat berkampanye di Lapangan Bukit Gelanggang, Kota Dumai, Riau, 26 Maret 2019. Foto: Agus Suparto

    Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi, saat berkampanye di Lapangan Bukit Gelanggang, Kota Dumai, Riau, 26 Maret 2019. Foto: Agus Suparto

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi akan menghadiri kampanye terbuka di Pontianak, Kalimantan Barat pada hari ini, Rabu, 27 Maret 2019. Kampanye yang digelar di Qubu Resort Pontianak itu diklaim akan dihadiri 10.000 orang.

    Baca: Di Dumai, Jokowi Ajak Pendukung Pakai Baju Putih saat Mencoblos

    "Sebanyak 10.000 massa akan hadir," ujar juru bicara TKD Jokowi - Ma'ruf Kalbar, Andrew Yuen saat dihubungi Tempo pada Selasa, 26 Maret 2019.

    Dalam kampanye terbuka di Pontianak ini, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) dijadwalkan hadir sebagai juru kampanye. Sampai kemarin, panitia masih merampungkan panggung kampanye.

    Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristyanto, mengatakan mayoritas rancangan panggung kampanye terbuka Jokowi akan menggambarkan kedekatan calon presiden inkumben itu dengan masyarakat Indonesia.

    "Kami akan menampilkan panggung kampanye terbuka dengan menunjukkan filosofi Pak Jokowi yang dekat dengan rakyat," kata Hasto di Banten pada Ahad, 24 Maret 2019.

    Sekretaris Jenderal PDIP ini mengatakan bahwa kampanye terbuka Jokowi juga akan menampilkan hiburan untuk membangun kegembiraan politik. "Kalau ingat dengan pembukaan Asian Games 2018, panggung-panggung kampanye Pak Jokowi juga akan banyak memunculkan elemen-elemen mengejutkan seperti itu," kata Hasto.

    Baca: Kampanye di Riau, Jokowi Bacakan Pantun

    Kampanye terbuka Jokowi mulai dilaksanakan pada Ahad, 24 Maret 2019 di Ciceri, Kota Serang, Provinsi Banten. Pada kampanye terbuka pertama tersebut, Jokowi didampingi sejumlah juru kampanye nasional yang berasal dari unsur tokoh agama, sukarelawan, pimpinan parpol, dan menteri Kabinet Kerja yang sudah mengajukan cuti.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.