Merasa Tua, Prabowo Mengaku Terinspirasi Mahathir Mohamad

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) menyapa para pendukungnya dalam kampanye terbuka di lapangan Kompyang Sujana, Denpasar, Selasa, 26 Maret 2019. Selama 21 hari kampanye terbuka, dari 24 Maret - 13 April 2019, Prabowo dijadwalkan hanya berkampanye selama tiga hari. ANTARA

    Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) menyapa para pendukungnya dalam kampanye terbuka di lapangan Kompyang Sujana, Denpasar, Selasa, 26 Maret 2019. Selama 21 hari kampanye terbuka, dari 24 Maret - 13 April 2019, Prabowo dijadwalkan hanya berkampanye selama tiga hari. ANTARA

    TEMPO.CO, Denpasar - Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto merasa sudah tua karena telah berusia 67 tahun. Namun, saat ini ia terinspirasi Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad yang berusia 93 tahun. "Dia (Mahatir Mohamad) melihat banyak korupsi, makanya turun gunung," kata Prabowo Subianto saat kampanye terbuka di lapangan Kompyang Sujana, Denpasar, Selasa, 26 Maret 2019. 

    Prabowo menilai Mahathir adalah sosok mapan sehingga tidak akan mencari keuntungan pribadi dengan terpilih kembali sebagai Perdana Menteri Malaysia pada 10 Mei 2018. "Dia tidak cari apa-apa," ujarnya.

    Baca: LIPI Tak Keluarkan Hasil Survei yang Menyebut Prabowo Unggul

    Ketua Umum Partai Gerindra mengatakan Indonesia masih banyak korupsi dan hanya segelintir orang yang foya-foya di atas penderitaan rakyat. "Saya tidak rela." Jika terpilih sebagai Presiden, Prabowo berjanji akan mewujudkan pemerintahan yang aman dan sejahtera.

    Dalam orasinya, Prabowo mengatakan Prabowo - Sandiaga adalah paket hemat sehingga tidak mampu memberi uang atau baju kepada para pendukungnya. Karena itu ia mengapresiasi pendukungnya yang membuat spanduk dari karung bekas dan bertuliskan tangan. "Saya bangga dengan itu," ujarnya. 

    Baca: Beredar Video Prabowo Minum Kopi Saat Azan, BPN: Tidak Salah

    Prabowo mengingatkan pendukungnya agar datang ke tempat pemungutan suara (TPS) ada 17 April 2019 untuk memberikan hak pilih. "17 April adalah hari penting bagi bangsa, rakyat yang berdaulat dan memegang kekuasaan di depan kotak suara."

    Selain itu, Prabowo - Sandiaga mengajak pendukungnya memenangkan Capres dan Cawapres nomor urut dua di Bali, meski tanpa uang. "Tetap semangat meski tanpa uang?" kata Prabowo menanyai pendukungnya.  Massa yang menghadiri acara kampanye terbuka itu pun menjawab, "Sanggup…" 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.