Yenny Wahid Sebut Jokowi Punya 3 Kemiripan dengan Gus Dur

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo mengunjungi Ibu Sinta Nuriyah Wahid (tengah) dan putri Abdurrahman Wahid, Yenni Wahid, di Ciganjur, Jakarta, Jumat, 7 September 2018. Silaturahmi Presiden ke kediaman keluarga Abdurrahman Wahid, yang bertepatan dengan hari lahir presiden keempat RI tersebut, juga untuk meminta restu maju dalam pemilihan presiden 2019. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    Presiden Joko Widodo mengunjungi Ibu Sinta Nuriyah Wahid (tengah) dan putri Abdurrahman Wahid, Yenni Wahid, di Ciganjur, Jakarta, Jumat, 7 September 2018. Silaturahmi Presiden ke kediaman keluarga Abdurrahman Wahid, yang bertepatan dengan hari lahir presiden keempat RI tersebut, juga untuk meminta restu maju dalam pemilihan presiden 2019. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi dinilai punya karakter yang sama dengan Abdurrahman Wahid alias Gus Dur. Menurut putri Gus Dur, Yenny Wahid, karena karakter yang sama itulah ia mendeklarasikan dukungannya untuk Jokowi - Ma'ruf pada Pemilu Presiden atau Pilpres 2019.

    Baca juga: Jokowi Pasang Target 58-62 Persen Suara di Pilpres 2019

    "Ada tiga hal karakter Jokowi yang mengingatkan saya pada sosok Gus Dur, yakni Jokowi orang yang berani, Jokowi orang yang sederhana, dan ketiga Jokowi orang yang menghadirkan keadilan sosial bagi rakyat. Sama dengan Gus Dur," kata Yenny di sela-sela kampanye terbuka yang dihadiri calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo di Stadion Jember Sport Garden, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin, 25 Maret 2019.

    Menurutnya, Gus Dur menghadirkan keadilan sosial dengan cara memberikan hak dasar dari masyarakat seperti hak dasar untuk diakui dan dilindungi oleh negara apapun latar belakang, agama, suku dan budaya.

    Sedangkan Jokowi menghadirkan keadilan sosial dengan cara memberikan kebutuhan dasar dari rakyat seperti kartu Indonesia pintar (KIP), negara hadir untuk rakyat miskin dengan layanan kesehatan seperti JKN-KIS, sehingga pihaknya mendukung Jokowi penuh.

    "Saya optimistis perolehan suara pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 di Jember meningkat karena Jember adalah basisnya warga nahdliyin, sehingga sudah sewajarnya orang NU memilih pasangan yang cawapresnya juga berasal dari NU," katanya.

    Yenny juga menjadi salah satu juru kampanye yang berorasi di hadapan puluhan ribu peserta kampanye terbuka di Jember, sebelum Jokowi hadir di panggung kampanye tersebut.

    Baca juga: Pengamat: Elektabilitas Jokowi Turun karena Terbuai Deklarasi

    "Pak Jokowi memperjuangkan keadilan sosial masyarakat, sama seperti Gus Dur. Pak Jokowi menghadirkan kebutuhan masyarakat, Gus Dur menghadirkan hak rakyat,” kata Yenny disambut tepuk tangan puluhan ribu peserta kampanye Jokowi-Ma'ruf Amin di Jember.

    Yenny menjelaskan pihaknya juga sudah menggerakkan kader Gus Dur untuk pemenangan Jokowi - Ma'ruf Amin melalui sejumlah program seperti subuhan, hijaber, ibu-ibu, santri milenial agar Indonesia bisa maju dengan mensosialisasikan pasangan capres-cawapres nomor urut 01.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.