Kampanye Terbuka di Sragen, Sandiaga: Ini Jadi Awal yang Baik

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawapres no urut 02 Sandiaga Uno menghadiri deklarasi Aliansi Pengusaha Nasional Untuk Indonesia Menang di Djakarta Teater, Jakarta, Kamis, 21 Maret 2019.Deklarasi ini dihadiri oleh 1000 pengusaha nasional lintas sektoral di semua bidang usaha. TEMPO/Muhammad Hidayat

    Cawapres no urut 02 Sandiaga Uno menghadiri deklarasi Aliansi Pengusaha Nasional Untuk Indonesia Menang di Djakarta Teater, Jakarta, Kamis, 21 Maret 2019.Deklarasi ini dihadiri oleh 1000 pengusaha nasional lintas sektoral di semua bidang usaha. TEMPO/Muhammad Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Ribuan orang menghadiri kampanye terbuka perdana calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno di Gedung Sasana Manggala Sukowati, Kabupaten Sragen, Jateng.

    Baca juga: Reaksi Sandiaga Saat Dilamar Perempuan yang Siap Jadi Istri Kedua

    "Kegiatan ini membawa nuansa baru di hari pertama kami kampanye terbuka. Yang kami hadirkan adalah festival optimistis anak muda menatap masa depan Indonesia," kata Sandi pada kampanye yang dikemas dalam kegiatan "Young Entepreneur Summit (YES) 2019" di Kabupaten Sragen, Ahad, 24 Maret 2019.

    Ia mengatakan misi yang ingin dibawa pada kampanye dengan melibatkan generasi milenial tersebut, yaitu Indonesia menang dan Indonesia adil makmur.

    "Kegiatan ini menjadi awal yang baik. Saya diberikan kesempatan untuk memilih kota-kota besar di awal kampanye, tetapi saya memilih Sragen. Alasannya karena ingin mengirimkan pesan yang jelas kepada anak muda di seluruh pelosok negeri, termasuk Sragen bahwa kita memiliki potensi luar biasa," kata dia.

    Ia mengatakan para generasi muda hanya ingin kesempatan dalam memperoleh pekerjaan. Oleh karena itu, dikatakannya, pasangan Prabowo-Sandi akan memberikan kesempatan tersebut.

    "Prabowo-Sandi akan menciptakan lapangan kerja, memastikan harga bahan pokok terjangkau masyarakat untuk Indonesia adil dan makmur," ucapnya.

    Sementara itu, ia juga menyampaikan perlunya semangat baru bagi anak muda melalui program "OK OCE" untuk mengembangkan kewirausahaan sebagai arah baru ekonomi Indonesia yaitu berdiri di atas kaki sendiri.

    Baca juga: Saat Sandiaga Bertanya Soal Utang ke Pendukungnya

    Menurut Sandiaga, OK OCE bukan memberikan permodalan tetapi akses permodalan. "Hakikinya adalah permodalan diberikan oleh sistem perbankan kita. Nantinya bank, koperasi akan jadi mitra kami," ujarnya.

    Menurut dia, hal itu untuk memastikan Indonesia bisa masuk lima besar ekonomi dunia di tahun 2045. "Anak muda harus tampil jadi pemain, bukan penonton," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polusi Udara Pembunuh Diam-diam

    Perubahan iklim dan pencemaran udara menyebabkan lebih dari 12,6 juta kematian per tahun. Jumlah korban jiwa ini belum pernah terjadi sebelumnya.