Suharso Monoarfa Gantikan Romahurmuziy di TKN Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (tengah) didampingi Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy (kiri) dan Ketua Majelis Pertimbangan PPP Suharso Monoarfa menghadiri penutupan Workshop Nasional Anggota DPRD PPP 2018 di Jakarta, 15 Mei 2018.  ANTARA/Wahyu Putro A

    Presiden Jokowi (tengah) didampingi Ketua Umum DPP PPP Romahurmuziy (kiri) dan Ketua Majelis Pertimbangan PPP Suharso Monoarfa menghadiri penutupan Workshop Nasional Anggota DPRD PPP 2018 di Jakarta, 15 Mei 2018. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Direktur Konten Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Ma’ruf Amin, Lukman Edy mengatakan Plt Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa akan menempati posisi dewan pengarah di TKN. Menurut Lukman posisi tersebut memang ditempati oleh para ketua umum partai politik Koalisi Indonesia Kerja.

    Baca juga: Jadi Plt Ketua Umum PPP, Begini Jejak Karier Suharso Monoarfa

    “Iya (diganti) Suharso Monoarfa. Itu kan ex officio,” tutur Lukman di Media Center Jokowi - Ma’ruf, Selasa 19 Maret 2019.

    Sebelumnya mantan Ketua Umum PPP Muhammad Romahurmuziy atau Rommy menempati posisi Dewan Pengarah di TKN, bersama ketua umum partai lain. Namun belakangan KPK menetapkan Rommy sebagai tersangka perkara dugaan suap seleksi jabatan di lingkungan Kementerian Agama Tahun 2018-2019. Ia diduga sebagai penerima suap.

    Dalam perkara suap ini, KPK menduga mantan Ketua Umum PPP tersebut bersama-sama dengan pihak Kementerian Agama menerima suap untuk memengaruhi hasil seleksi jabatan pimpinan tinggi di Kementerian Agama.

    Setelah kejadian tersebut rapat pengurus harian PPP, pada Sabtu, 16 Maret 2019, memutuskan untuk menunjuk Suharso Monoarfa sebagai pelaksana tugas Ketua Umum PPP, menggantikan Rommy.

    Baca juga: Suharso Monoarfa akan Dikukuhkan Jadi Ketum di Mukernas PPP

    Lukman mengatakan karena itu otomatis Suharso, sebagai Ketua Umum PPP yang baru, akan menggantikan posisi Rommy. “Kalau ketua umumnya ganti ya langsung ganti,” ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.