Persiapan Cawapres Ma'ruf Amin Menghadapi Debat Pilpres Ketiga

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah Ma'ruf Amin menyampaikan pidato kunci dalam seminar Teknologi dan Inovasi untuk Masa Depan Keuangan Islam di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu 13 Februari 2019. Seminar yang diadakan oleh Komunitas Profesional Peduli Teknologi Keuangan dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia tersebut bertujuan untuk memberikan informasi secara menyeluruh terkait kesiapan keuangan syariah di Indonesia. Tempo/Tony Hartawan

    Ketua Dewan Pembina Masyarakat Ekonomi Syariah Ma'ruf Amin menyampaikan pidato kunci dalam seminar Teknologi dan Inovasi untuk Masa Depan Keuangan Islam di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu 13 Februari 2019. Seminar yang diadakan oleh Komunitas Profesional Peduli Teknologi Keuangan dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia tersebut bertujuan untuk memberikan informasi secara menyeluruh terkait kesiapan keuangan syariah di Indonesia. Tempo/Tony Hartawan

    1. Kartu Pra-Kerja

    Ma'ruf Amin mengatakan akan menjelaskan program Kartu Pra-Kerja yang akan diluncurkan Jokowi bila terpilih dalam Pilpres 2019. "Kartu itu sudah jadi rencana dan kebijakan," ujar Ma'ruf di sela kegiatannya ke Cilegon, Banten. Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Tempo, Kamis, 14 Maret 2019. Kartu Pra-Kerja adalah kebijakan Jokowi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan telah disampaikan Jokowi di beberapa kesempatan. “Tentu akan saya bawa juga (dalam debat).”

    Baca: Usai Simulasi Debat Cawapres, Ma'ruf Amin ...

    Ma'ruf akan menyampaikan seluruh program unggulan yang ditawarkan Jokowi – Ma’ruf sesuai tema debat pilpres ketiga. Salah satunya adalah Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, Kartu Pra-Kerja. Program-program itu keunggulan kubunya dengan meningkatkan volume dan memperbaiki sistemnya agar lebih banyak masyarakat memeroleh manfaatnya.

    1. Tampil dalam gaya tausiyah

    Menurut Aria Bima, Ma'ruf Amin akan menggunakan model tausiyah dalam debat cawapres 17 Maret 2019. Ia mengatakan Ma'ruf sebagai ulama dan kiai merupakan identitas yang melekat. Meskipun demikian, Ma'ruf Amin sebagai ulama tetap akan tampil berkapasitas sebagai kontestan calon wakil presiden.

     "Pak Kiai terbiasa tausiyah, beliau akan menunjukkan bagaimana kekiaian dan keulamaannya tetap ditonjolkan," ujar Aria Bima di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis, 14 Maret 2019. Sebagai ulama dan kiai, Ma'ruf Amin sudah terbiasa dengan tema kesehatan, tenaga kerja, sosial budaya, dan juga pendidikan.

    FIKRI ARIGI | RYAN DWIKY ANGGRIAWAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?