Alumni PTS se-Jabodetabek akan Deklarasi Dukung Jokowi - Ma'ruf

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menghadiri deklarasi Millennials Safety Road di Jembatan Ampera, Palembang, 9 Maret 2019. Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

    Presiden Joko Widodo menghadiri deklarasi Millennials Safety Road di Jembatan Ampera, Palembang, 9 Maret 2019. Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah alumni dari perguruan tinggi swasta (PTS) yang menamakan diri sebagai Alumni 101 Perguruan Tinggi se-Jabodetabek akan menggelar deklarasi dukungan kepada pasangan calon presiden - wakil presiden, Joko Widodo atau Jokowi - Ma’ruf Amin. Deklarasi akan dilakukan pada Jumat 22 Maret 2019 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta.

    Berita terkait: Dukung Jokowi Lagi, Butet dan Djaduk Beberkan Alasannya

     
     

    “Ini bukan sekedar deklarasi biasa. Tapi kami memilih dan memenangkan dengan beberapa acara-acara yang sudah kami kemas dengan baik,” ujar Ketua Organizing Committee Alumni 101, Feby, pada konferensi pers di Media Center Jokowi - Ma’ruf, Jalan Cemara, Jakarta, Kamis, 14 Maret 2019.

    Acara tersebut, kata Feby, akan diisi oleh berbagai kegiatan. Seperti pencoblosan simbolis, pameran foto, dan teater kisah perjalanan Jokowi. “Insyallah Pak Jokowi dan Pak Ma’ruf Amin hadir,” kata Feby

    Alasan mereka mendukung Jokowi - Ma’ruf, menurut Ketua Steering Committee, Anton Aritonang, karena pemerintahan Jokowi berhasil meningkatkan beberapa sector, seperti hukum, ekonomi, politik, dan kehidupan bernegara, beragama. “Serta kebebasan menyampaikan pendapat,” kata dia.

    Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN), Jokowi - Ma’ruf, Usman Kansong, mengatakan dukungan dari alumni perguruan tinggi swasta ini membawa energi baru bagi mereka. Pasalnya, kata dia, paslon inkumben memang tertinggal di ceruk pemilih terpelajar.

    “Survei-survei memang betul seperti itu (Jokowi - Ma’ruf kalah di pemilih terpelajar). Berrdasarkan pada yang kami potret di lapangan, juga seperti itu. Nah ini menjadi energi baru,” kata Usman kepada Tempo di lokasi yang sama.

    Pada 7 Februari 2019 lalu, hasil survei Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA menunjukkan Jokowi - Ma'ruf kalah di suara terpelajar sedangkan Prabowo -Sandiaga Uno di kelompok minoritas. Selama Januari 2019, dukungan terhadap Jokowi di pemilih ini sebesar 37,7 persen. Sementara dukungan terhadap Prabowo-Sandi di pemilih kaum terpelajar sebesar 44,2 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.