Prabowo: Riau Optimistis Menatap Masa Depan

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, meninggalkan Gedung Assakinah, Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Cianjur, menggunakan mobil Toyota Alphard warna hitam milik Ketua Umum Ormas Garis Cianjur, Selasa 12 Maret 2019. TEMPO/Deden Abdul Aziz

    Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, meninggalkan Gedung Assakinah, Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Cianjur, menggunakan mobil Toyota Alphard warna hitam milik Ketua Umum Ormas Garis Cianjur, Selasa 12 Maret 2019. TEMPO/Deden Abdul Aziz

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto mendapat sambutan meriah dari para relawan dan simpatisannya begitu tiba di Gelangang Remaja, Pekanbaru, Riau, Rabu, 13 Maret 2019.

    Baca juga: Soal Lahan, Kubu Prabowo Balas Singgung Penerbitan HGU Reklamasi

    Prabowo merasa tersanjung dengan penyambutan yang sangat antusias masyarakat Riau hingga gelanggang remaja yang berkapasitas 3.200 orang itu tumpah ruah.

    "Luar biasa, Riau optimistis menatap masa depan, tidak kalah dari kota lainnya yang pernah saya kunjungi," Ucap Prabowo, memulai pidato politiknya, disambut gemuruh simpatisannya di gelanggang remaja, Pekanbaru, Rabu, 13 Maret 2019.

    Menurut Prabowo, semangat masyarakat Riau yang menyambutnya merupakan semangat perubahan untuk provinsi yang kaya dengan sumber daya alam, tapi masyarakatnya tidak bisa menikmati kekayaan alam di tanahnya sendiri.

    "Saya kira mengapa kalian semangat, karena kalian mengerti bahwa sekarang kita perlu perubahan," ujarnya.

    Sebab kata Prabowo, Riau punya banyak potensi kelapa sawit terbesar di Indonesia, karet dan migas tapi masyarakat Riau sulit mendapatkan pekerjaan dan hidup makmur. Dia menuding pemerintahan saat ini telah gagal menata ekonomi rakyat.

    "Bahwa selama ini elite di Jakarta telah gagal mengelola ekonomi kita, mereka biarkan kekayaan kita mengalir ke luar negeri, tidak tinggal di Indonesia. Di mana keuntungan dari kelapa sawit itu, di mana keuntungan karet, semua hasil tambang minyak dan gas itu," tegasnya.

    Baca juga: Pria Baju Batik yang Dimarahi Prabowo: Saya Ditegur Agar Humanis

    Prabowo berjanji, bila diamanahkan menjadi presiden RI selanjutnya, ia dan pasangannya Sandiaga Uno bertekad untuk meningkatkan hasil pertanian, menjaga harga komoditas sawit dan karet, menurunkan tarif listrik, dan sembako.

    "Kami punya strategi untuk perbaikan ekonomi secepat mungkin, meningkatkan harga dan hasil pertanian, bila nanti harga kelapa sawit dan karet anjlok, pemerintah yang akan beli," ucapnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kombatan ISIS asal Indonesia yang Terdeteksi di Suriah dan Irak

    Pada 2017, BNPT memperkirakan seribu lebih WNI tergabung dengan ISIS. Kini, kombatan asal Indonesia itu terdeteksi terserak di Irak dan Suriah.