Prabowo Subianto Disambut Nissa Sabyan di UKRI Bandung

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana saat Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berkampanye di GOR Gotong Royong, Subang, Jawa Barat, Rabu, 6 Maret 2019. Foto: Istimewa

    Suasana saat Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto berkampanye di GOR Gotong Royong, Subang, Jawa Barat, Rabu, 6 Maret 2019. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto disambut penyanyi Nissa Sabyan dan grup gambusnya saat tiba di Universitas Kebangsaan Republik Indonesia, Bandung, Jumat 8 Maret 2019.

    Baca juga: Saat Prabowo Buka Baju dan Melemparkannya ke Pendukung

    Acara di halaman kampus tersebut dipenuhi oleh warga yang ingin melihat Prabowo dari dekat dan ingin bersalaman.

    "Terimakasih semuanya sambutan untuk saya pada siang hari ini, luar biasa," kata Prabowo.

    Dia menyampaikan kepada masyarakat yang hadir, agar jangan menyampaikan tangan kampanye dua jari.

    "Kalau nggak salah, nggak boleh gini - gini ya, banyak mata - mata, yang penting dalam hati, terima kasih Universitas Kebangsaan Republik Indonesia mengundang saya," katanya.

    Prabowo sambil berseloroh mengatakan suara Nissa lebih senang didengar yang hadir ketimbang suaranya. Disampaikannya juga akan menyampaikan pidato kebangsaan di Aula Prof. Soemitro Djojohadikusumo.

    Dalam video yang beredar di media sosial, Prabowo tampak memainkan kendang dan sempat berjoget di atas panggung bersama Nissa Sabyan.

    Baca juga: Prabowo Bersumpah Kembalikan Kekayaan Indonesia yang Bocor ke LN

    Sementara itu, Nissa mengaku deg-degan bertemu dengan Prabowo. Beberapa shalawat yang dilantunkan oleh Nissa diantaranya Yaa Maulana dan Deen Assalam.

    Prabowo Subianto menjabat sebagai Ketua Yayasan Pendidikan Kebangsaan Republik Indonesia. UKRI adalah Perguruan tinggi pengembangan dari Institut Teknologi Adityawarman (ITA) yang didirikan pada tanggal 15 Agustus 1985 oleh Yayasan Budhi Dharma Pradesa. Sejak 23 Oktober 1991 lembaga pendidikan tersebut berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Kebangsaan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.