Ketika Ketua Pemuda Pancasila Puji Prabowo di Depan Jokowi

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP), Japto Soerjosoemarno memuji calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di depan capres inkumben Joko Widodo atau Jokowi, ketika memberikan sambutan dalam acara deklarasi dukungan Relawan Pemuda Pancasila DKI Jakarta di Istora Senayan, Jakarta pada Ahad, 3 Maret 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP), Japto Soerjosoemarno memuji calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di depan capres inkumben Joko Widodo atau Jokowi, ketika memberikan sambutan dalam acara deklarasi dukungan Relawan Pemuda Pancasila DKI Jakarta di Istora Senayan, Jakarta pada Ahad, 3 Maret 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Pemuda Pancasila (PP) Japto Soerjosoemarno memuji calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto di depan calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi, ketika memberikan sambutan dalam acara deklarasi dukungan Relawan Pemuda Pancasila DKI Jakarta di Istora Senayan, Jakarta pada Ahad, 3 Maret 2019.

    Baca: Survei Roy Morgan: Jokowi Raup 58 Persen, Prabowo 42 Persen

    Japto memuji Prabowo karena lihai membawa Jokowi dari Solo ke Jakarta untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI. "Beliau (Prabowo) yang bimbing, beliau yang bawa (Jokowi). Pak Prabowo itu orang pintar," ujar dia di Istora Senayan, Jakarta pada Ahad, 3 Maret 2019.

    Dia juga menceritakan kedekatannya dengan Prabowo, yang masih merupakan keluarga. Japto diketahui memiliki kedekatan khusus dengan keluarga Soeharto karena ayahnya masih merupakan trah Mangkunegaraan. Tien Soeharto adalah sepupu dari ayah Japto. Prabowo merupakan bekas menantu Soeharto. "Jadi, (Prabowo) masih keluarga saya. Kita dekat," ujar dia.

    Namun, kata Japto, dalam pemilihan presiden kali ini, dia memilih mendukung Jokowi ketimbang Prabowo. "Di pilpres ini bukan kalah menang, tapi ketepatan memilih pemimpin yang bisa membawa masa depan bangsa kita lebih baik dan mewujudkan cita-cita bangsa kita berdasarkan Pancasila dan UUD 45," ujar dia.

    Baca: Roy Morgan: Jokowi Lebih Unggul di Pedesaan Ketimbang Prabowo

    Acara ini diklaim dihadiri 15.000 peserta. Digawangi Japto Soerjosoemarno, ribuan orang berbaju loreng-loreng oranye dan baju putih dengan lambang 01 memadati lokasi sejak pagi tadi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Demo Revisi UU KPK Berujung Rusuh, Ada 1.365 Orang Ditangkap

    Demonstrasi di DPR soal Revisi UU KPK pada September 2019 dilakukan mahasiswa, buruh, dan pelajar. Dari 1.365 orang yang ditangkapi, 179 ditahan.