Wiranto Minta Prabowo Tunjuk Elite yang Bakal Bagi-bagi Duit

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto saat menggelar konferensi pers menegaskan bahwa pemerintah belum mengambil keputusan terkait pembebasan Abu Bakar Baasyir alias masih dipertimbangkan. Senin, 21  Januari 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto saat menggelar konferensi pers menegaskan bahwa pemerintah belum mengambil keputusan terkait pembebasan Abu Bakar Baasyir alias masih dipertimbangkan. Senin, 21 Januari 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto meminta calon presiden nomor 02, Prabowo Subianto, menunjukkan bukti adanya elite politik yang akan bagi-bagi duit. "Pak Prabowo mengatakan nanti elite-elite politik akan bagi duit. Elite politik itu siapa? Tunjuk," kata Wiranto di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa, 26 Februari 2019.

    Baca: Dituduh Dalang Kerusuhan 1998, Wiranto Tantang Prabowo dan Kivlan

    Wiranto mengatakan di zaman sekarang sudah tidak bisa lagi menuding secara membabi buta. Ia pun meminta Prabowo untuk menunjuk elite yang dimaksud agar bisa diproses hukum. "Nanti elitenya siapa akan saya tindak tegas dengan hukum yang berlaku. Lewat kepolisian, lewat Bawaslu, ada salurannya," kata dia.

    Wiranto berharap, pernyataan yang bersifat mengancam atau membuat ketakutan masyarakat tidak menimbulkan kekacauan. Ia menegaskan bahwa sudah tugas bersama menjadikan pemilu itu aman, damai, dan bermartabat.

    Dalam dialog kebangsaan di Mojokerto, Jawa Timur, Prabowo mengatakan ada sejumlah elite di Jakarta yang berniat membagikan uang dan sembako menjelang pemilihan presiden atau Pilpres 2019.

    Baca: Dituding Kivlan Zen, Wiranto: Dia Sering Minta Uang ke Saya

    "Menjelang tanggal 17 April nanti ada informasi akan ada bagi-bagi sembako, yang uangnya dari rakyat Indonesia," kata Prabowo saat bertemu dengan petani di Mojokerto, Jawa Timur, Ahad 24 Februari 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?