Sejumlah Fakta Terkait Debat Capres Kedua di Media Sosial

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO.CO, Jakarta - Banyak kejadian seru yang tak terlihat dari panggung debat calon presiden atau debat capres di Hotel Sultan, Ahad malam. Dari area penonton, misalnya, tim penasihat Joko Widodo atau Jokowi terlibat adu mulut dengan tim Prabowo Subianto. Di dunia maya, adu cuitan dan status jauh lebih ramai antara pendukung dan juru bicara kedua kubu.

    Baca juga: Kawal Debat Capres, Begini CekFakta Media Bekerja

    Lembaga pemantau percakapan media sosial, PoliticaWave, menemukan ada 680.738 percakapan soal debat yang melibatkan 551.308 akun. Sebanyak 53,39 persen netizen membicarakan Joko Widodo; dan 46,61 persen membahas Prabowo Subianto. "Jokowi sentimennya lebih positif," kata Direktur Eksekutif Politicawave, Yose Rizal, kepada Tempo, Senin, 18 Februari 2019. Rizal memastikan PoliticaWave tidak berkaitan dengan calon mana pun.

    Berikut sejumlah fakta seputar debat capres di media sosial

    - Sebanyak 1,5 juta cuitan di Twitter mengenai debat

    - Tanda pagar paling populer

    #DebatPintarJokowi
    #PrabowoMenangDebat
    #DebatPilpres2019
    #DebatSebel
    #CurhatPilpres2019

    - Puncak percakapan

    Puncak percakapan mengenai debat capres terjadi pukul 22.00 hingga 23.00 WIB, dengan 290 ribu cuitan per menit.

    - Jumlah percakapan per kandidat

    Jokowi sebanyak 53,39 persen dan Prabowo sebanyak 46,61 persen.

    - Sentimen percakapan per kandidat

    Percakapan terkait Jokowi, negatif 42,49 persen dan positif 57,51 persen. Sementara percakapan terkait Prabowo, negatif 70,52 persen dan positif 29,48 persen.

    - Pernyataan dalam debat yang paling dibicarakan warganet

    Pernyataan Jokowi yang dibicarakan adalah:

    1. Mengurangi penggunaan bahan bakal fosil.
    2. Marketplace online untuk petani.
    3. Sanksi untuk perusahaan yang melanggar aturan.
    4. Serangan kepada Prabowo mengenai kepemilikan tanah di Aceh dan Kalimantan.
    5. Meninjau kondisi nelayan di Semarang.
    6. Pernyataan tak ada konflik agraria selama empat tahun terakhir.
    7. Pernyataan tak ada lagi kebakaran hutan dalam tiga tahun terakhir.
    8. Klaim penurunan impor jagung.

    Baca juga: Prabowo Bersikap Santun di Debat, BPN Sebut Itu di Luar Rencana

    Pernyataan Prabowo yang dibicarakan

    1. Kritikan kepada Jokowi mengenai infrastruktur yang seharusnya membangun untuk rakyat.
    2. Keinginan Prabowo untuk membuat BUMN khusus di bidang perikanan.
    3. Pernyataan “swasembada air”.
    4. Pernyataan akan menindak perusahaan pencemar lingkungan dan tidak akan kongkalikong.
    5. Berulang kali memuji Jokowi, “Yang benar dan baik harus kita akui.”
    6. Ragu-ragu menjawab pertanyaan Jokowi mengenai membentuk start-up unicorn.

    SUMBER: TWITTER | POLITICAWAVE


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?