Ketua PA 212 Kaji Soal Pemindahan Pemeriksaan Polisi

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Slamet Maarif mendatangi Polresta Surakarta untuk hadir dalam pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kampanye. Dia didampingi sejumlah tokoh dan pendukung PA 212. TEMPO/Ahmad Rafiq

    Slamet Maarif mendatangi Polresta Surakarta untuk hadir dalam pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran kampanye. Dia didampingi sejumlah tokoh dan pendukung PA 212. TEMPO/Ahmad Rafiq

    TEMPO.CO, Solo - Ketua PA 212 Slamet Maarif akan mengkaji pemindahan pemeriksaannya ke markas Kepolisian Daerah Jawa Tengah di Semarang. Menurut Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga itu  pemindahan pemeriksaan polisi tidak mendasar.

    "Kami telah diberitahu polisi soal pemindahan itu," kata pengacara Slamet, Ahmad Michdan kepada Tempo, Senin 11 Februari 2019. Michdan dan Ketua Persaudaraan Alumni 212 itu belum memberikan jawaban soal pemindahan tersebut.

    Baca: Ketua PA 212 Tersangka, Kubu Prabowo Singgung Ketidakadilan Hukum

    Michdan dan kliennya menganggap lokasi pemeriksaan lebih tepat dilakukan di Surakarta sesuai dengan tempat kejadian perkara. "Kalau alasannya masalah keamanan, saya kira tidak perlu ada kekhawatiran." Dia justru mempertanyakan penyebab gamangnya polisi untuk menggelar pemeriksaan di Surakarta.

    Slamet Maarif telah ditetapkan sebagai tersangka dalam dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal. Polisi memanggil untuk pemeriksaan yang akan dilakukan pada Rabu lusa. "Kami pasti akan datang untuk pemeriksaan ini," kata Michdan. Namun, ia akan meminta penjadwalan ulang. "Kami minta diundur karena saya dan Slamet Maarif sama-sama sedang di luar kota."

    Sebelumnya, Wakil Kepala Polresta Surakarta Ajun Komisaris Besar Andy Rifai mengatakan akan memindah lokasi pemeriksaan. Sedangkan penyidik yang akan memeriksa tetap dari penyidik dari Polresta Surakarta. "Hanya lokasinya saja yang dipindah." Menurut dia masalah keamanan adalah alasan utama untuk pemindahan lokasi pemeriksaan.

    Baca: Sepak Terjang Slamet Maarif, Ketua PA 212

    Slamet telah diperiksa di Polresta Surakarta pada pekan lalu dengan status sebagai saksi. Dia diperiksa selama enam jam dengan 57 pertanyaan.

    Selama pemeriksaan Ketua PA 212, sekitar 100 orang anggota PA 212 Solo Raya menggelar solidaritas di depan kantor polisi. Mereka berorasi bergantian selama enam jam dan hanya beristirahat saat masuk waktu salat.

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.