Cari Dana Kampanye, Kubu Jokowi Gelar Lelang Lukisan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Khilmi (36) menyelesaikan pembuatan wajah calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi  yang disusun dari batang korek api di rumahnya Desa Pandanlandung, Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, 18 Januari 2018. Lukisan ini menampilkan wajah Jokowi dilihat dari samping. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Khilmi (36) menyelesaikan pembuatan wajah calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo alias Jokowi yang disusun dari batang korek api di rumahnya Desa Pandanlandung, Wagir, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat, 18 Januari 2018. Lukisan ini menampilkan wajah Jokowi dilihat dari samping. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf akan mengundang sejumlah pengusaha dalam acara lelang pameran karya seni lintas generasi "Satu Arah untuk Indonesia Maju" di Ballroom Hotel Pullman Central Park, Jakarta. Acara ini digelar mulai kemarin, Ahad, 10 Februari 2019 hingga hari ini, Senin, 11 Februari 2019.

    Baca: Jokowi: Saya Tak Punya Beban, Tidak Apa-apa Anak Jualan Martabak

    Bendahara TKN, Sakti Wahyu Trenggono mengatakan, acara itu tak lain digelar untuk menggalang dana kampanye untuk pasangan Jokowi - Ma'ruf. "Lukisan-lukisan para pelukis akan dilelang dan para pelukis itu menyumbangkan lukisannya untuk penggalangan dana. Banyak pengusaha kami undang," kata Trenggono saat dihubungi Ahad malam, 10 Februari 2019.

    Lukisan dan karya seni rupa yang ditampilkan adalah karya-karya dari I Nyoman Nuarta, Goenawan Muhammad, Hanafi, Erica, Nasirun, Anton Subiyanto, Kartika Affandi, Putu Sutawijaya, Hojatul, Gusmen Heriadi, Deddy Sufriadi, dan Heri Kris.

    Wakil Sekretaris TKN Jokowi - Ma'ruf, Dewi Soeharto juga mengatakan, pameran seni karya lintas generasi ini merupakan upaya TKN Jokowi – Ma’ruf untuk memelopori kampanye kebudayaan yang sarat dengan nilai kultural, kreativitas, dan mengedepankan karya berkebudayaan.

    Pameran seni ini, kata dia, adalah ekspresi hijrah yang menghiasi wajah politik dalam karya seni dengan menampilkan ekspresi kebudayaan, sehingga segala sesuatunya menjadi tenang dan kontemplatif karena karya seni hanya bisa dinikmati melalui mata hati.

    Simak juga: 5 Fakta Seputar Purnawirawan TNI - Polri Dukung Jokowi

    "Inilah karya seniman putra bangsa, hadir sebagai wujud kepemimpinan Jokowi – Ma’ruf yang menempatkan kebudayaan Indonesia sebagai jalan strategis membangun karakter dan jati diri bangsa Indonesia," ujar dia, kemarin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.