Timses Jokowi Akui Tak Puas dengan Elektabilitas Saat Ini

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Maruf Amin tiba untuk mengikuti pengundian dan penetapan nomor urut pada Pemilihan Presiden 2019 di kantor KPU, Jakarta, Jumat 21 September 2018. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Maruf Amin tiba untuk mengikuti pengundian dan penetapan nomor urut pada Pemilihan Presiden 2019 di kantor KPU, Jakarta, Jumat 21 September 2018. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf mengakui bahwa timnya masih tak puas dengan elektabilitas pasangan calon 01 itu selama lima bulan masa kampanye. Menurut hasil sigi berbagai lembaga survei, elektabilitas Jokowi berada di sekitar angka 54 persen.

    Baca: Dua Lembaga Survei: Elektabilitas Jokowi - Prabowo Stagnan

    "Angka seperti itu masih bagus, tapi kami tidak puas, meskipun selisih masih 20 persen. Target kami 70 persen," ujar Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma'ruf, Usman Kansong, saat ditemui Tempo di bilangan Menteng, Jakarta pada Jumat, 8 Februari 2019.

    Pasca debat pertama, dua lembaga survei, yakni LSI Denny JA dan Populi Center merilis hasil survei elektabilitas dua pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang berlaga di pemilihan presiden 2019, Joko Widodo - Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.

    Hasilnya, elektabilitas kedua paslon stagnan dalam catatan selama lima bulan pasca penetapan calon presiden dan calon wakil presiden. "Hasil survei kami, elektabilitas kedua paslon cenderung stagnan dengan jarak elektabilitas yang juga stabil," ujar peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby di kantor LSI, Jakarta Timur pada Kamis, 7 Februari 2019.

    Baca: Kubu Jokowi dan Prabowo Janjikan Kesejahteraan TNI

    Survei LSI Denny JA pada Januari 2019 misalnya, suara Jokowi - Ma'ruf Amin sebesar 54,8 persen dan Prabowo - Sandiaga sebesar 31,0 persen. Sementara yang belum memutuskan pilihan sebesar 14,2 persen. Sementara menurut Populi Center, suara Jokowi - Ma'ruf Amin sebesar 54,1 persen dan Prabowo - Sandiaga sebesar 31,0 persen. Sementara yang belum memutuskan pilihan sebesar 14,9 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.