Jokowi Tantang Buktikan soal Kebocoran, Begini Kata Kubu Prabowo

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi (kanan) bersalaman dengan capres no urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019. ANTARA/Setneg-Agus Suparto

    Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi (kanan) bersalaman dengan capres no urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019. ANTARA/Setneg-Agus Suparto

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Sufmi Dasco Ahmad menjawab tantangan calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi untuk melaporkan kebocoran 25 persen anggaran ke Komisi Pemberantasan Korupsi. Dasco mengatakan, ucapan Prabowo tak lantas harus ditindaklanjuti dengan lapor-melapor.

    Baca: Soal Anggaran Bocor, Jokowi Tantang Prabowo: Lapor ke KPK

    "Justru bukan soal lapor-melapor, tapi bagaimana kita ini menghentikan atau mencegah kebocoran," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 7 Februari 2019.

    Dasco mengatakan, pihaknya turut prihatin dengan kebocoran anggaran yang terjadi selama ini. Dia lalu bicara ihwal banyaknya pejabat eksekutif dan legislatif yang terkena kasus rasuah.

    "Contoh banyak kepala daerah (terkena kasus korupsi), anggota DPRD baik dari partai koalisi pemerintah maupun nonpemerintah. Itu kan semua namanya kebocoran anggaran," ujarnya.

    Jokowi sebelumnya menantang Prabowo melaporkan kebocoran anggaran ke KPK. Namun, Jokowi menambahkan laporan itu harus disertai bukti yang lengkap dan jelas.

    "Kalau memang bocor sampai 25 persen, laporin saja ke KPK. Duit gede banget itu," kata Jokowi usai menghadiri Perayaan Imlek Nasional di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Kamis, 7 Februari 2019.

    Baca: Jokowi Minta Prabowo Buktikan Soal Anggaran Bocor 25 Persen

    Dalam acara hari ulang tahun Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) kemarin, Prabowo mengatakan sebanyak 25 persen anggaran pemerintah Indonesia bocor. Prabowo mengatakan kebocoran itu salah satunya akibat maraknya penggelembungan harga yang dilakukan segelintir orang.

    Anggaran Indonesia, kata Prabowo, berpotensi hilang Rp 500 triliun. Dasar perhitungannya ialah 25 persen dari anggaran negara sebesar Rp 2.000 triliun.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.