Sandiaga Klaim Lebih Banyak Didukung Alumni Pangudi Luhur

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawapres 02, Sandiaga Uno Kunjungi Kampung Batik Laweyan, Solo, Selasa 5 Februari 2019. Di sekitar lokasi bertebaran atribut pasangan 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. TEMPO/AHMAD RAFIQ

    Cawapres 02, Sandiaga Uno Kunjungi Kampung Batik Laweyan, Solo, Selasa 5 Februari 2019. Di sekitar lokasi bertebaran atribut pasangan 01 Jokowi-Ma'ruf Amin. TEMPO/AHMAD RAFIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden Sandiaga Uno mengklaim lebih banyak alumni SMA Pengudi Luhur yang mendukung dirinya ketimbang yang ada di kubu calon presiden Joko Widodo. Namun, Sandiaga mengaku meminta mereka untuk tak perlu menunjukkan dukungan itu di hadapan publik.

    Baca: Kunjungi Kampung Laweyan, Sandiaga Diteriaki Sekelompok Orang

    "Banyak, hampir semua. Enggak usah (bilang-bilang), saya bilang jangan, jangan memecah belah," kata Sandiaga di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Selasa, 5 Februari 2019.

    Menurut Sandiaga, perbedaan dukungan alumni Pangudi Luhur di pemilihan presiden 2019 merupakan bagian dari dinamika politik yang bisa dimaklumi. Ada anak PL yang mendukung dirinya sebagai sesama alumni PL, ada juga yang berlabuh ke kubu petahana.

    "Enggak usah jauh-jauh, teman sebangku saya, sebelah kiri Pak Rosan, sebelah kanan Pak Sandi, satu dukung saya satu dukung Pak Jokowi," kata Sandiaga.

    Baca: Sandiaga Bantah Tudingan Jokowi Menggunakan Konsultan Asing

    Yang dimaksud Sandiaga ialah Rosan Perkasa Roeslani dan Panji Gunardi Danuhusodo. Rosan kini menjadi Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin. Selain Panji, kata Sandiaga, ada pula alumni PL angkatan 1992, yakni Alex Yahya Datuk yang didapuk menjadi ketua tim strategis.

    Panji Gunardi dan Alex bukan nama baru di lingkaran Sandiaga. Keduanya berada di dekat Sandiaga sejak pemilihan gubernur DKI 2017. Alex bahkan ditunjuk menjadi juru bicara Sandiaga dan pasangannya, Anies Baswedan.

    "Hampir semua dari tim inti saya yang dari SMA PL cukup banyak. Mulai dari DKI ya," kata dia.

    Menurut Sandiaga, dukungan alumni PL kepada lawannya di pilgub DKI, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok malah lebih frontal lagi. Namun dia mengklaim hubungan mereka membaik setelah silaturahmi seusai pemilihan gubernur. "Kami bersatu lagi, enggak masalah," ujarnya.

    Baca: Sandiaga Minta Pendukungnya Tak Terpancing Pernyataan Jokowi

    Sandiaga lulus dari SMA Pangudi Luhur Jakarta pada tahun 1987. Selain Rosan dan Panji, Sandiaga juga satu angkatan dengan Sihar Sitorus, calon wakil gubernur Sumatera Utara yang berpasangan dengan Djarot Saiful Hidayat pada pilkada 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.