Sandiaga Akan Makan Siang Imlek Bareng Pengusaha di Sukoharjo

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Presiden nomor urut 2 Sandiaga Uno berbincang saat menjajal sepatu kulit di sentra industri sepatu Cibaduyut disela kegiatan kampanye di Bandung, Jawa Barat, Rabu, 23 Januari 2019. Selain mengunjungi sentra industri sepatu Cibaduyut, Sandi juga akan bertemu dengan tokoh muslim se-Bandung Raya. TEMPO/Prima Mulia

    Calon Wakil Presiden nomor urut 2 Sandiaga Uno berbincang saat menjajal sepatu kulit di sentra industri sepatu Cibaduyut disela kegiatan kampanye di Bandung, Jawa Barat, Rabu, 23 Januari 2019. Selain mengunjungi sentra industri sepatu Cibaduyut, Sandi juga akan bertemu dengan tokoh muslim se-Bandung Raya. TEMPO/Prima Mulia

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden Sandiaga Uno turut merayakan Hari Tahun Baru Imlek di Sukoharjo, Jawa Tengah pada hari ini, 5 Januari 2019. Sandiaga akan menghadiri undangan makan siang bersama sejumlah pengusaha Tionghoa.

    "Saya ada makan siang bersama dengan keluarga keturunan Tionghoa yang masih sahabat kami," kata Sandiaga di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Selasa, 5 Februari 2019.

    Baca:Soal Maimun Zubair, Sandiaga: Mungkin Mendoakan Prabowo - Jokowi

    Sandiaga menuturkan selain makan siang dia ingin menanyakan kondisi ekonomi terkini kepada para pengusaha Tionghoa itu. Dia ingin tahu apa yang diharapkan para pebisnis.

    Calon wakil presiden nomor urut 02 ini juga menyampaikan ucapan tahun baru Imlek. Tahun babi tanah, kata Sandiaga, bisa membawa keberuntungan. Sandiaga mengatakan Imlek juga menjadi momentum mengangkat toleransi dan kebangsaan.

    Baca:Sandiaga: Alumni Pangudi Luhur Dukung Jokowi Is Fine

    "Gong xi gong xi, may the year of the pig bring prosperity, and health to everybody," kata Sandiaga.



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?