Ma'ruf Amin: Jokowi Bangun Jalan Tol, Yang Tak Tahu Berarti Tidur

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Presiden nomor urut 01 K.H. Maruf Amin berziarah ke Makam Syekh H Muh Arsyad Al Banjary (Datu Kalampayan) di Kelampayan, Martapura, Kalimantan Selatan, Jumat 25 Januari 2019. K.H. Maruf Amin melakukan serangkaian kegiatan ke sejumlah daerah di Kalimantan Selatan, antara lain melakukan ziarah dan menghadiri Banua Bertablig. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

    Calon Wakil Presiden nomor urut 01 K.H. Maruf Amin berziarah ke Makam Syekh H Muh Arsyad Al Banjary (Datu Kalampayan) di Kelampayan, Martapura, Kalimantan Selatan, Jumat 25 Januari 2019. K.H. Maruf Amin melakukan serangkaian kegiatan ke sejumlah daerah di Kalimantan Selatan, antara lain melakukan ziarah dan menghadiri Banua Bertablig. ANTARA FOTO/Bayu Pratama S

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, mengatakan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, selama empat tahun memimpin Indonesia telah bekerja keras untuk membangun negeri. Mulai dari pembangunan infrastruktur di mana-mana hingga aneka program yang berkaitan dengan layanan pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan.

    Baca: Di depan Nahdliyin, Ma'ruf Amin Tepis Isu Jokowi Anti Ulama

    Menurut Ma'ruf, apa yang Jokowi lakukan menandakan ia tidak sekedar berjanji tapi sudah memberi bukti. "Beliau sudah bangun jalan tol, tol Jawa. Kalau ada yang bilang tidak ada itu berarti tidur. Tidur begitu bangun ngigau, (bilang) enggak ada. Karena tidur enggak bangun-bangun," katanya dalam acara istigasah bersama Nahdliyin di Gelanggang Remaja Jakarta Pusat, Senen, Jakarta, Sabtu, 2 Februari 2019.

    Selain itu, kata Ma'ruf, Jokowi juga mengeluarkan aneka program yang pro rakyat seperti Kartu Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Sehat, dan Program Keluarga Harapan.

    "KIP ada gak? Kalau bilang gak ada berarti ngigau. KIS ada gak? Kalau yang bilang gak ada berarti tidur, bangun ente. PKH ada gak? Ada, semua ada," ucapnya.

    Ketua nonaktif Majelis Ulama Indonesia ini berjanji jika ia dan Jokowi memenangkan pemilihan presiden 2019 maka akan menyempurnakan seluruh program tersebut. "Akan diperbesar, ditambah, disempurnakan lagi kemanfaatan yang sudah ada. Sosial, pendidikan nanti akan diperbesar ditambah disempurnakan. Kalau bagus diteruskan atau tidak? Diteruskan. Insya Allah," tuturnya.

    Dalam acara itu, Ma'ruf menyampaikan harapannya untuk Indonesia. Ia meyakini Indonesia ke depan akan lebih maju, sejahtera, dan tidak ada lagi ketimpangan antara miskin dan kaya," kata dia.

    Baca juga: Jika Diundang Jokowi - Ma'ruf, Rocky Gerung akan Datang

    Ma'ruf Amin juga meminta doa kepada hadirin agar bisa memenangkan pemilihan presiden bersama Jokowi. "Mohon doa, mohon dukungan kepada para hadirin supaya saya sekarang ini diajak oleh Pak Jokowi untuk menjadi cawapres Republik Indonesia," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Perbandingan Kebutuhan Pria dan Wanita akan Protein per Hari

    Penelitian DRI menyebutkan kebutuhan rata-rata pria akan protein sekitar 56 gram per hari. Mudahnya, dibutuhkan 0,8 gram protein per kg berat tubuh.