Prabowo Berdoa: Siap Dipanggil Tuhan Jika Indonesia Makmur

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden Prabowo Subianto saat menerima dukungan dari Purnawirawan yang tergabung dalam Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 31 Januari 2019. Foto: Istimewa

    Calon presiden Prabowo Subianto saat menerima dukungan dari Purnawirawan yang tergabung dalam Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR) di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Kamis, 31 Januari 2019. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon Presiden Prabowo Subianto berdoa dalam kegiatan yang dihadiri purnawirawan TNI dan Polri di kediamannya di Hambalang, Sentul, Bogor. Ia mengatakan siap dipanggil Tuhan jika dia sudah melihat Indonesia aman, adil, makmur, kuat, dan sejahtera.

    Baca: Kubu Prabowo Sindir Jokowi Angkat Jaksa Agung dari Partai Politik

    Ketua Umum Gerindra ini berdoa agar ia diberi kekuatan dan kesehatan, agar bisa melaksanakan tugas. "Sehingga saya bisa melihat Indonesia aman, adil, makmur, bangsa saya aman, kuat, sejahtera. Kalau sudah begitu, saudara, ya Tuhan panggil saya, ambil saya, saya siap," kata Prabowo dalam video di Twitter, Kamis, 31 Januari 2019.
     
    Dia berdoa sambil mengangkat kedua tangannya sejajar dengan kepala. Sesekali dia menyodorkan tangan ke arah depan. Pada saat mengatakan siap dipanggil Tuhan, tangan Prabowo turun sejenak, lalu ia angkat kembali hingga melewati kepala.
     
    Adapun purnawirawan TNI/Polri yang hadir tergabung dalam Persatuan Purnawirawan Indonesia Raya (PPIR). Dia mengklaim PPIR yang datang berjumlah 2.500 orang.
     
    Kehadiran purnawirawan dari berbagai tingkatan itu untuk memberi dukungan kepada Prabowo - Sandiaga di Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019. Prabowo mengucapkan terimakasih atas kehadiran dan dukungan PPIR.
     
    Dia juga mengajak PPIR berjuang bersama mewujudkan cita-cita pendiri bangsa, menciptakan Indonesia yang adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia. "Karena tidak ada istilah pensiun bagi prajurit untuk membela rakyatnya yang lemah," kata Prabowo dalam pidatonya di hadapan para purnawirawan itu, seperti dalam siaran pers yang diterima Tempo hari ini.

    Prabowo lalu mengatakan sudah selayaknya seorang prajurit TNI maupun Polri, baik yang masih aktif atau telah pensiun, untuk selalu membela rakyat Indonesia yang lemah. Sebab, kata dia, seorang prajurit TNI-Polri lahir dari rakyat dan ada untuk membela rakyat.

    Simak juga: Kubu Prabowo Minta Masyarakat Tak Golput dalam Pilpres 2019

    Menurut Prabowo, seorang prajurit tentara dan polisi lahir dari rakyat, diberi makan oleh rakyat, maka harus terus berbakti untuk keselamatan dan kesejahteraan rakyat. "Itulah perjuangan kita. Kita harus berjuang untuk rakyat, kita harus mewujudkan keadilan dan kemakmuran untuk rakyat," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.