Perludem: Dukungan Kepala Daerah Bisa Dulang Suara dan Stigma

Reporter

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (tengah) menjawab pertanyaan wartawan setelah menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Kamis, 28 Juni 2018. Dalam persidangan dengan terdakwa Setya Novanto, Ganjar disebut-sebut menerima uang US$ 500 ribu, tapi dia berkali-kali membantahnya. ANTARA/Wibowo Armando

TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini mengatakan ada dua kemungkinan yang bisa didapatkan dari dukungan kepala daerah terhadap pasangan calon presiden-wakil presiden dalam Pilpres 2019. Dukungan kepala daerah bisa jadi pendulang suara atau sebaliknya justru mendatangkan stigma bagi para kandidat yang didukung.

"Bergantung penuh pada kinerja dan performa si calon," kata Titi, Senin, 28 Januari 2019. Apabila kinerjanya baik selama memimpin daerah, maka kemungkinan mendulang suara cukup besar.

Baca: Ganjar Targetkan Suara Jokowi - Ma'ruf 80 Persen di Jateng

Namun, meski kepala daerah itu melakukan deklarasi, jika performanya buruk dalam tata kelola dan pelayanan publik, akan sulit mendongkrak suara. “Bisa jadi justru mendatangkan sentimen negatif dari publik.”

Sebanyak 31 Kepala Daerah di Jawa Tengah mendeklarasikan dukungannya kepada pasangan calon nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin. Deklarasi dilakukan di Hotel Alila, Solo, pada Sabtu, 26 Januari 2019, dipimpin Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Baca: Bawaslu Riau Panggil 11 Kepala Daerah Deklarasi Dukung Jokowi ...

Deklarasi, menurut Titi, hanya bentuk seremonial yang sebetulnya tidak banyak berpengaruh. Pasalnya, kata dia, tanpa deklarasi sekalipun publik sudah mengetahui afiliasi politik sang kepala daerah, karena kepala daerah adalah jabatan politik yang diisi pula oleh aktor politik.

Publik dapat melihat lapisan identitas yang melekat pada kepala daerah. Selain jabatannya di pemerintahan, kata Titi, publik juga melihat dia sebagai kader partai, atau elit partai tertentu. Maka menurutnya kinerja selama dia memimpin adalah keniscayaan.






Survei Indikator Politik: Pasca-Deklarasi Capres, Elektabilitas Anies Baswedan Naik

24 menit lalu

Survei Indikator Politik: Pasca-Deklarasi Capres, Elektabilitas Anies Baswedan Naik

Lembaga Survei Indikator Politik mencatat elektabilitas Anies Baswedan naik setelah deklarasi Capres 2024 oleh NasDem. Anies salip Prabowo.


Bicara Rekonsiliasi Menjelang 2024, Ganjar Pranowo: 10 Tahun Kemarin Kita Tabrakan Keras Terus

10 jam lalu

Bicara Rekonsiliasi Menjelang 2024, Ganjar Pranowo: 10 Tahun Kemarin Kita Tabrakan Keras Terus

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut perlu adanya rekonsiliasi kebaikan menjelang Pemilu 2024. Dia mengatakan 10 tahun tabrakan terus.


Profil dan Karier Politik Prananda Prabowo yang Menjadi Kepala Pusat Analisa PDIP

1 hari lalu

Profil dan Karier Politik Prananda Prabowo yang Menjadi Kepala Pusat Analisa PDIP

Prananda Prabowo ditunjuk sebagai Kepala Pusat Analisa dan Pengendali Situasi PDIP. Siapakah dia dan bagaimana karier politiknya?


Daftar 10 Provinsi dengan UMP Terendah, Yogyakarta Tidak Lagi di Peringkat 1

1 hari lalu

Daftar 10 Provinsi dengan UMP Terendah, Yogyakarta Tidak Lagi di Peringkat 1

Peringkat pertama provinsi dengan UMP terendah tidak lagi ditempati Provinsi Yogyakarta. Berikut daftar 10 provinsi dengan UMP terendah.


Charta Politika: Ganjar Pranowo Unggul dalam Survei Elektabilitas

1 hari lalu

Charta Politika: Ganjar Pranowo Unggul dalam Survei Elektabilitas

Hasil survei terbaru Charta Politika menyebutkan bahwa Ganjar Pranowo unggul sisi elektabilitas calon presiden dengan angka 32,6 persen.


Jokowi: Prabowo Punya Kerutan Wajah dan Rambut Putih

2 hari lalu

Jokowi: Prabowo Punya Kerutan Wajah dan Rambut Putih

Presiden Jokowi menyebut ciri-ciri pemimpin yang pernah disampaikannya yaitu yang berkerut dan rambut putih, ada di diri Prabowo.


Intip Koleksi Mobil 3 Tokoh Berambut Putih, Mana yang Paling Keren?

3 hari lalu

Intip Koleksi Mobil 3 Tokoh Berambut Putih, Mana yang Paling Keren?

Berikut daftar koleksi mobil dari tiga tokoh politik atau pejabat yang memiliki warna rambut putih, dilansir dari situs LHKPN:


Ganjar Umumkan UMP Jawa Tengah 2023 Naik 8,01 Persen jadi Rp 1,96 Juta

3 hari lalu

Ganjar Umumkan UMP Jawa Tengah 2023 Naik 8,01 Persen jadi Rp 1,96 Juta

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengumumkan Upah Minimum Provinsi atau UMP Jawa Tengah 2023 naik 8,01 persen dibanding tahun 2022.


Tol Semarang-Demak Sudah Dibuka, Warga Mengadu ke Ganjar Soal Ganti Rugi Belum Dibayar

3 hari lalu

Tol Semarang-Demak Sudah Dibuka, Warga Mengadu ke Ganjar Soal Ganti Rugi Belum Dibayar

Warga mengadu ke Ganjar Pranowo soal ganti rugi pembangunan Tol Semarang-Demak yang belum diterimanya.


Soal Sinyal Jokowi Dukung Ganjar Pranowo sebagai Capres, Masinton: Tunggu Keputusan Ketua Umum

3 hari lalu

Soal Sinyal Jokowi Dukung Ganjar Pranowo sebagai Capres, Masinton: Tunggu Keputusan Ketua Umum

Masinton tak mau menanggapi soal sinyal dukungan Presiden Jokowi kepada Ganjar Pranowo.