Kedai Kopi: Jokowi Dapat Persepsi Terbaik Saat Debat Pilpres 2019

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi (kanan) bersalaman dengan capres no urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019. ANTARA/Setneg-Agus Suparto

    Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi (kanan) bersalaman dengan capres no urut 02 Prabowo Subianto sebelum mengikuti Debat Pertama Capres & Cawapres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis, 17 Januari 2019. ANTARA/Setneg-Agus Suparto

    TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Eksekutif KedaiKopi, Kunto A. Wibowo, mengatakan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi mendapat persepsi paling baik selama debat perdana Pilpres 2019. Dia unggul dari tiga peserta debat lainnya.

    Baca juga: Survei: Jokowi Unggul di Kalangan Lulusan SD, Prabowo di Sarjana

    Kunto menuturkan, Jokowi dinilai berpenampilan paling baik oleh 56,6 persen responden. "Sementara penampilan calon presiden nomor urut 02 hanya dinilai baik oleh 23,9 persen responden," kata dia dalam diskusi di Ajag Ijig, Jakarta Pusat, Selasa, 22 Januari 2019.

    Urutan penampil terbaik disusul oleh calon wakil president 02 Sandiaga Uno. Dia dinilai tampil dengan baik oleh 12 persen responden. Sementara calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin berada di urutan terakhir dengan 0,6 persen suara.

    Alasan lain Jokowi mendapat persepsi paling baik ialah karena ia dinilai mampu memberikan pemaparan paling jelas saat debat oleh 54 persen responden. Di urutan setelahnya terdapat Prabowo dengan 27 persen, Sandiaga Uno 10,7 persen, dan Ma'ruf Amin 1,9 persen.

    Jokowi juga dinilai paling mampu menjawab pertanyaan selama debat. "Sebanyak 55 persen responden menyatakan Jokowi lebih baik. Sementara 32,3 persen responden memilih Prabowo," kata dia

    Untuk calon wakil presiden, Sandiaga Uno dinilai lebih mampu menjawab pertanyaan menurut 72,5 persen responden. Sementara itu hanya 20,6 persen responden yang menilai Ma'ruf Amin mampu memberi jawaban dengan baik.

    Jokowi juga dianggap paling mememuhi ekspektasi. Saat diberi pertanyaan mengenai kandidat yang paling sesuai dengan harapan, sebanyak 55,4 persen responden menjawab Jokowi. Sementara 30,8 persen lainnya menjawab Prabowo, 6,9 persen menjawab Sandiaga, dan 0,6 persen menjawab Ma'ruf Amin.

    Meski Jokowi unggul, Kunto menyoroti jarak yang besar antara perolehan suara Jokowi dengan Ma'ruf Amin. "Ini menunjukkan pasangan nomor urut 02 lebih serasi, lebih ada chemistry," katanya.

    Baca juga: Survei Indikator: Elektabilitas Jokowi dan Prabowo Stagnan

    Jokowi juga unggul dari sisi visi dan misi. Sebanyak 50,7 persen kandidat menyebut pasangan nomor urut 01 memiliki visi misi terbaik. Suara untuk kubu 02 hanya 37,1 persen. Meskipun masih ada 12,2 persen yang menjawab masih bingung dengan visi misi kedua kandidat.

    Meski begitu, kubu Prabowo lebih unggul dalam menawarkan hal baru. Sebanyak 45,9 persen responden kubu penantang menawarkan hal baru.

    Survei KedaiKopi ini diambil 16-18 jam usai debat digelar melalui telepon dan Whatsapp. Basis datanya berasal dari panel responden lembaga tersebut saat melakukan riset pada 2018 berjumlah 2.499 responden. Dari total tersebut, hanya 463 orang yang merespons dan sebanyak 230 atau 18,52 persen di antaranya yang menonton debat dan merespons survei. Margin of error survei ini kurang lebih 4,55 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.