Jokowi Tak Beri Apresiasi Prabowo, TKN: Kami Saja yang Memberi

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto dalam rapat koordinasi nasional ketiga bidang kemaritiman di kantor lama DPP PDI Perjuangan, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, 8 April 2018. Tempo / Friski Riana

    Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristianto dalam rapat koordinasi nasional ketiga bidang kemaritiman di kantor lama DPP PDI Perjuangan, Jalan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, 8 April 2018. Tempo / Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta-Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau  Jokowi - Ma’ruf Amin, Hasto Kristiyanto, membela pasangan calon nomor urut 01 yang tak menggubris imbauan moderator debat, Ira Koesno, agar mengapresiasi lawan debatnya Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di segmen akhir.

    Hasto mengatakan bila Jokowi tak memuji Prabowo, biar TKN saja yang melakukannya. “Ya yang memuji kami saja. Bahwa intonasi Pak Prabowo lebih baik pada pidato sebelumnya daripda sekarang,” ujar Hasto selepas nonton bareng debat di Rumah Aspirasi, Kamis, 17 Januari 2019.

    Baca: Debat Perdana Capres-Cawapres RI Minim Serangan

    Saat Jokowi memberikan pernyataan tertutupnya, masih tersisa waktu 1 menit. Moderator debat Ira Koesno sempat memberi kesempatan kepada Jokowi untuk memberikan apresiasi kepada  Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Namun, Jokowi memilih tidak menanggapi.

    Sebaliknya, ketika Prabowo menutup pernyataannya, moderator juga memberi kesempatan Prabowo agar mengapresiasi Jokowi dan Ma'ruf Amin. Namun, Prabowo memilih untuk menghabiskan waktu, tanpa memberikan apresiasi. "Debat ini berakhir tanpa kedua pasangan calon memberikan apresiasi ya," ujar Ira Koesno sambil tertawa.

    Simak: Saling Sindir Prabowo dan Jokowi di Debat Capres Perdana

    Menurut Wakil Ketua TKN, Arsul Sani, tak mau memberi apresiasi pada Prabowo bukan berarti Jokowi emosi. Menurutnya Jokowi berinisiatif untuk menjabat tangan lawan debatnya itu bahkan ketika belum waktunya. “Hal-hal seperti itu kan datang dari situasi konkrit yag dihadapi, itu bukan berarti Pak Jokowi marah atau apa,” ucap Arsul.

    Meski tidak saling melontarkan apresiasi, keduanya mengakhiri debat dengan saling berjabat tangan. Nampak pula Sandiaga yang mencium tangan Ma’ruf hingga beberapa kali.

    Adapun evaluasi untuk debat selanjutnya, menurut Hasto, pihaknya akan lebih mendengarkan masukan masyarakat serta tetap menampilkan citra  Jokowi dan Ma’ruf yang apa adanya. “Kami akan mendengarkan masukan dari masyarakat,” ucap Sekretaris Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.