SBY Tak Hadir di Debat, Ruhut: Setengah Hati Dukung Prabowo

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ruhut Sitompul. twitter.com

    Ruhut Sitompul. twitter.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Bekas kader Partai Demokrat Ruhut Sitompul menilai Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY setengah hati mendukung pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Musababnya, SBY tak hadir saat debat kandidat digelar di Hotel Bidakara, Jakarta pada malam ini, Kamis, 17 Januari 2019.

    Baca juga: BJ Habibie, Megawati, hingga SBY Diundang di Debat Capres

    "Saya tahu bagaimana perasaan Pak SBY dan kenapa dia tidak hadir. Karena itu, gestur, mimik itu enggak bisa dibohongi. Tegas saya katakan, setengah hati. Jadi kalau orang bilang dua kaki, enggak. Dia setengah hati mendukung Prabowo - Sandi," ujar Ruhut Sitompul saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta pada Kamis malam, 17 Januari 2019.

    Ruhut enggan menjelaskan maksudnya ihwal alasan SBY tak hadir. "Dan apa yang terjadi, kita sudah tahu lah. Saya lama ikut Pak SBY dan saya tahu beliau. Beliau sebenarnya bagaimana dengan Pak Prabowo," ujar Ruhut Sitompul.

    SBY memang tak akan menghadiri debat pilpres perdana antara Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dan Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin malam ini. Absennya SBY dalam debat pilpres tersebut disampaikan oleh Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said, di kediaman Prabowo sore ini, Kamis, 17 Januari 2019.

    "Diwakilkan pak AHY (Agus Harimurti Yudhoyono)," kata Sudirman pada wartawan. Sudirman tak menjawab saat ditanya soal alasan SBY tak menghadiri debat perdana itu.

    Baca juga: Prabowo Sebut SBY dan Amien Rais sebagai Mentor

    Meskipun demikian, Sudirman berujar SBY telah memberi banyak pesan untuk Prabowo - Sandi dalam hal pengayaan materi. "Beliau banyak memberi masukan materi untuk hal-hal yang sifatnya teknis, karena beliau punya pengalaman sangat bagus," ujar Sudirman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Realitas Versus Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia

    Laporan Data Statistik Perkebunan Indonesia 2017-2019 mencatat luas area perkebunan 2016 mencapai 11,2 juta hektare. Namun realitas berkata lain.