Romi PPP Sebut Jokowi - Ma'ruf Siap Hadapi Debat Capres

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Maruf Amin tiba untuk mengikuti pengundian dan penetapan nomor urut pada Pemilihan Presiden 2019 di kantor KPU, Jakarta, Jumat 21 September 2018. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Bakal calon Presiden dan Wakil Presiden Joko Widodo dan Maruf Amin tiba untuk mengikuti pengundian dan penetapan nomor urut pada Pemilihan Presiden 2019 di kantor KPU, Jakarta, Jumat 21 September 2018. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Dewan Penasihat tim kampanye kubu Jokowi - Ma'ruf Amin, Romahurmuziy, memastikan pasangan calonnya sudah sepenuhnya siap berlaga dalam debat Pilpres 2019.

    Baca: Meutya Hafid Ungkap Persiapan Debat Capres Jokowi - Ma'ruf Amin

    "Koalisi Indonesia Kerja, Jokowi - Ma'ruf lebih dari siap hadapi debat dengan kekuatan penuh, kesadaran prima, dan pengetahuan paripurna," ujar Romi, panggilan Romahurmuziy, di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa, 15 Januari 2019.

    Debat pertama pilpres akan digelar pada 17 Januari 2019. Debat ini akan bertema seputar isu hukum, korupsi, HAM, dan terorisme. Pola debat pertama ini yakni antara kedua pasangan capres-cawapres. Sepekan sebelum debat, setiap pasangan diberikan kisi-kisi pertanyaan.

    Romi mengatakan tak ada persiapan khusus untuk capres Jokowi dalam debat ini. Menurut dia, Jokowi juga tidak menggelar simulasi khusus dalam debat 17 Januari mendatang. "Presiden saya kira sudah biasa dengan materi yang cukup," katanya.

    Baca: Kubu Jokowi Tampilkan Citra Umara dan Ulama di Debat Capres

    Tim sukses, kata Romi, akan mempersiapkan Ma'ruf untuk beberapa hal seperti dalam gimik politik. Sebab, kata dia, debat nantinya merupakan ajang show off bagaimana Ma'ruf harus tampil meyakinkan di hadapan publik. "Itu kan butuh gimik tersendiri," ucapnya.

    Romi menuturkan gimik politik ini sengaja dipersiapkan untuk Ma'ruf. Sebab, ucap dia, tampilan Ma'ruf dalam berbicara harus berbeda saat Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia itu memberikan tausiyah ke publik. "Karena selera masyarakat yang menonton televisi memiliki pendekatan berbeda dengan masyarakat umumnya," tuturnya.

    Menurut Romi, Ma'ruf akan lebih diposisikan sebagai pendamping Jokowi dalam debat. Hal itu, kata dia, sesuai dengan peran Ma'ruf sebagai ulama untuk mendampingi Jokowi. "Beliau tidak akan kehilangan perannya dan akan diposisikan seperti itu," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?