Kata Pemkab soal Prabowo Sebut Sragen Sulit Air Bersih

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyapa para pendukungnya sebelum menyampaikan pidato  kebangsaan di JCC, Jakarta, Senin 14 Januari 2018. TEMPO/Subekti

    Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto menyapa para pendukungnya sebelum menyampaikan pidato kebangsaan di JCC, Jakarta, Senin 14 Januari 2018. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Sragen - Calon presiden Prabowo Subianto menyebut banyak masyarakat kesulitan mendapatkan air bersih, salah satunya di Sragen, Jawa Tengah. Bagaimana tanggapan pemerintah Kabupaten Sragen atas pernyataan Prabowo tersebut?

    Baca: Cegah Defisit, Prabowo Janji Perbaiki Tata Kelola BPJS Kesehatan

    Sekretaris Daerah Kabupaten Sragen, Tatag Prabawanto, mengatakan beberapa kecamatan di wilayahnya memang merupakan daerah minim air. "Itu memang sudah sejak zaman nenek moyang dulu," katanya, Selasa 15 Januari 2019.

    Menurutnya, beberapa daerah di Sragen merupakan bagian dari Pegunungan Kendeng. Sehingga, daerah tersebut memiliki struktur tanah yang berkapur.

    "Sudah ada penelitian berkali-kali yang menyatakan bahwa daerah itu tidak memiliki sumber air sedikit pun," katanya. Para peneliti bahkan juga tidak menemukan keberadaan air tanah di bawahnya. "Wajar jika setiap musim kemarau selalu kekeringan," katanya.

    Pemerintah daerah setempat selalu berupaya memenuhi kebutuhan air bersih bagi warga dengan dropping air. Mereka juga menggalang pihak swasta dan lembaga sosial untuk menyalurkan air bersih. "Sehingga kebutuhan air bersih bagi warga relatif terpenuhi," katanya.

    Baca: Debat Capres, Kubu Jokowi Akan Tanya Pelanggaran HAM ke Prabowo

    Pihaknya juga mempertimbangkan untuk membangun saluran air dengan memanfaatkan cadangan air Waduk Gondang yang berada di Kabupaten Karanganyar. "Waduk tersebut dibangun pemerintah pusat pada lima tahun terakhir," katanya.

    Prabowo sebelumnya mengatakan ada masyarakat Sragen yang kesulitan air bersih. "Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB memprediksi 2025 dunia akan krisis air bersih," kata Prabowo, saat memberikan pidato kebangsaan di JCC Senayan, Senin, 14 Januari 2019. "Sekarang saja di Nusantara banyak yang kesulitan air bersih, bayangkan di Sragen, satu jam dari Solo, rakyat kesulitan air."

    Prabowo mengatakan, "Tim kami di sana meminta agar tidak usah dikirimi baliho atau spanduk, kirim tangki air," ujar Prabowo. Menurut dia, negara yang kuat salah satunya adalah mereka yang mampu swasembada air. Makanya, ia memasukan swasembada air sebagai salah satu program kerja.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.