Jokowi: Kalau Mau Memimpin, Jangan Coba-coba Dong

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres no urut 01, Jokowi menerima cenderamata jaket dari Ketua Gerakan Alumni UI, Fajar Soeharto pada deklarasi Alumni UI untuk Jokowi - Maaruf Amin di Plaza Tenggara, Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu 12 Januari 2019. Peserta deklarasi berikan dukungan kepada Jokowi - Maaruf Amin agar bisa terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    Capres no urut 01, Jokowi menerima cenderamata jaket dari Ketua Gerakan Alumni UI, Fajar Soeharto pada deklarasi Alumni UI untuk Jokowi - Maaruf Amin di Plaza Tenggara, Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu 12 Januari 2019. Peserta deklarasi berikan dukungan kepada Jokowi - Maaruf Amin agar bisa terpilih menjadi Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi bercerita soal pengalamannya memimpin dari level kota, provinsi, hingga tingkat nasional. Hal itu diungkapkannya saat menghadiri acara deklarasi dukungan Alumni Universitas Indonesia (UI) untuk Jokowi-Amin di Kompleks Gelora Bung Karno pada sore ini, Sabtu, 13 Januari 2019.

    Baca: Kubu Jokowi: Tim Gabungan Novel Baswedan Bukti Presiden Serius

    Jokowi memulai ceritanya dari pengalaman saat maju menjadi wali kota saat 2005. Menurut Jokowi, ketika terpilih, butuh waktu menyesuaikan diri sekitar satu setengah tahun untuk memahami cara mengelola wilayah. Sebab, ujar dia, sebelumnya dia berprofesi sebagai pengusaha, yang sama sekali berbeda dalam hal manajemen.

    "Saya bicara pengalaman, karena memimpin harus punya pengalaman. Kalau mau memimpin, jangan coba-coba dong. Diperlukan pengalaman untuk memimpin negara besar ini," ujar Jokowi disambut teriakan peserta acara di Kompleks Gelora Bung Karno pada sore ini, Sabtu, 13 Januari 2019.

    Baca: Jokowi Titip Pesan kepada Supir Ojek Online: Jaga Persatuan

    Selanjutnya, Jokowi melanjutkan cerita ketika maju menjadi calon gubernur DKI Jakarta. Ketika terpilih, ujar dia, sudah menjadi biasa saja karena sudah memiliki pengalaman dua periode menjadi Wali Kota Solo.

    "Jadi, itulah yang dinamakan begitu, begitu sangat pentingnya pengalaman. Di setingkat kota saja saya butuh 1,5 tahun belajar. Apalagi kalau belum punya pengalaman, langsung mengelola negara. Butuh berapa tahun pertanyaan saya?," ujar Jokowi disambut riuh tepuk tangan alumni yang hadir.

    Selain alumni UI, sejumlah alumni dari berbagai universitas di Indonesia juga hadir di acara ini, seperti Alumni Universitas Gajah Mada, Institut Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Airlangga, Universitas Padjajaran, Universitas Sumatera Utara, dan Universitas Trisakti, serta berbagai universitas-universitas swasta lainnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.