Iluni: Deklarasi Dukungan Alumni untuk Jokowi Jangan Bawa Logo UI

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo didampingi Ketua MUI KH Maruf Amin (kiri), Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (kedua kanan) serta Ketua Bank Wakaf Mikro Tanara Syamsudin (kanan) meninjau lokasi Bank saat Peluncuran Bank Wakaf Mikro Tanara di Serang, Banten, 14 Maret 2018. Bank Wakaf Mikro ini telah memiliki 30 cabang di berbagai Ponpes di Indonesia untuk melayani usaha dagang mikro dengan pemberian modal Rp1 juta - Rp3 juta tanpa bunga dan tanpa agunan. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

    Presiden Joko Widodo didampingi Ketua MUI KH Maruf Amin (kiri), Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso (kedua kanan) serta Ketua Bank Wakaf Mikro Tanara Syamsudin (kanan) meninjau lokasi Bank saat Peluncuran Bank Wakaf Mikro Tanara di Serang, Banten, 14 Maret 2018. Bank Wakaf Mikro ini telah memiliki 30 cabang di berbagai Ponpes di Indonesia untuk melayani usaha dagang mikro dengan pemberian modal Rp1 juta - Rp3 juta tanpa bunga dan tanpa agunan. ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni) Arief B. Hardono menghormati hak pribadi para alumni UI untuk mendukung pasangan calon presiden tertentu dalam pemilihan presiden, termasuk deklarasi dukungan alumni Universitas Indonesia (UI) untuk Jokowi – Ma’ruf Amin di Kompleks Gelora Bung Karno pukul 15.00, Sabtu, 13 Januari 2019. Asalkan, ujar dia, tidak mengatasnamakan Lembaga Universitas Indonesia dan Ikatan Alumni Universitas Indonesia serta harus sesuai Statuta Universitas Indonesia.

    "Saya minta juga tidak ada yang membawa makara atau logo UI dan semacamnya dalam acara itu," ujar Arief saat dihubungi Tempo pada Sabtu, 13 Januari 2019.

    Baca: Soal Pernyataan Ali Mochtar Ngabalin, Ini Kata ...

    Arief mengaku diundang hadir ke acara itu, namun dia memilih tidak hadir. "Saya dulu diundang saat deklarasi dukungan untuk paslon 02 juga tidak hadir, sekarang juga tidak. Demi menjaga netralitas."

    Pada Desember 2018, Iluni UI memprotes poster deklarasi dukungan yang menyebar dengan menggunakan nama ikatan Alumni Universitas Indonesia dan logo UI. Dalam poster itu juga ada foto Ketua Iluni UI Arief Budhy Hardono dan beberapa orang berjaket kuning.

    Iluni UI mensomasi pihak yang membuat dan menyebarkan poster deklarasi dukungan Iluni UI untuk Jokowi dan Ma'ruf Amin. Alasannya, Iluni UI menganggap poster itu telah mencatut lembaganya. “Yang kami somasi adalah penyalahgunaan nama dan foto atas nama Iluni UI yang digunakan untuk dukungan kepada kontestan tertentu,” kata Ketua Umum Iluni UI, Arief Budhy Hardono dihubungi Sabtu, 15 Desember 2018.

    Baca: Bantah Ngabalin, Iluni UI Keluarkan Sikap Netral ...

    Arief mengatakan beredarnya poster itu meresahkan alumni UI. Karena itu, Arief mengatakan pihaknya mensomasi pihak yang telah membuat dan mengedarkan poster itu. Arief menuntut pembuat undangan untuk menarik atau membekukan penyebaran undangan.

    Adapun poster dan undangan yang beredar saat ini tidak mengatasnamakan Iluni UI, melainkan Alumni UI. Tidak ada logo UI dan juga foto Ketua Iluni UI dalam poster maupun undangan acara.

    Panitia acara deklarasi dukungan UI untuk Jokowi - Ma’ruf, Rulita Anggraini memastikan, yang diprotes oleh Iluni saat itu bukanlah pihaknya. "Kami adalah Gerakan Alumni UI for Jokowi - Ma’ruf. Kami tidak pernah memakai nama atau melibatkan ILUNI UI sama sekali," ujar Rulita.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tata Tertib Penonton Debat Capres 2019, KPU Siapkan Kipas

    Begini beberapa rincian yang perlu diperhatikan selama debat Capres berlangsung pada Kamis, 17 Januari 2019. Penonton akan disediakan kipas oleh KPU.