Ma'ruf Amin akan Dipoles untuk Debat Capres, Berikut Persiapannya

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin berencana membagikan 5.000 buah bola futsal bertuliskan KMA (Kiai Ma'ruf Amin) ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dewi Nurita/TEMPO

    Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin berencana membagikan 5.000 buah bola futsal bertuliskan KMA (Kiai Ma'ruf Amin) ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dewi Nurita/TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa hal dipersiapkan Timses Jokowi - Ma'ruf Amin untuk memoles calon wakil presiden Ma'ruf Amin secara khusus untuk mempersiapkan debat capres sebelum 17Januari 2019. Salah satunya adalah menyiapkan kata-kata kunci bagi calon wakil presiden Ma'ruf Amin. "Kami mempersiapkan kata kunci-kata kunci untuk membuka dan menutup pernyataan Pak Kiai, khususnya saat beliau (tampil) sendirian,"  kata Direktur Program TKN Jokowi - Ma'ruf, Aria Bima di Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.

    Mantan presenter televisi Meutya Hafid adalah salah satu 'pemoles' Ma'ruf Amin. Ia sudah bertemu dengan Ketua MUI itu dan membahas persiapan debat. Menurut Meutya, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh Ma'ruf seperti pembatasan waktu yang ketat.

    Baca: Haris Azhar Cemas Tim Gabungan Novel ...

    Waktu satu sampai dua menit, kata Meutya, harus digunakan seefektif mungkin. Dia juga menjelaskan soal segmentasi debat dan masalah teknis. "Agar lebih mengenal pola debat," kata Meutya, Selasa, 8 Januari 2019.

    Ketua TKN Jokowi - Ma'ruf, Erick Thohir mengatakan latihan debat bersama Ma'ruf Amin dan Jokowi akan digelar dalam pekan depan. Ia mengakui Ma’ruf Amin luar biasa jika berceramah. “Beliau kalau memberi ceramah luar bisa, jam-jaman. Alhamdulillah," kata Erick Thohir di Kantor Wapres Jakarta, Jumat.

    Baca: Jokowi - Ma'ruf Akan Lakukan Simulasi Debat Capres

    Namun, memberi ceramah berbeda dengan berdebat sehingga persepsi harus disamakan. “Debat dan ceramah itu berbeda,” ujar Erick. Penyamaan persepsi akan dilakukan pada 15 Januari.

    Agar persiapan matang, tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf akan menggelar simulasi debat capres dengan format seperti debat kandidat sungguhan, sebelum 17 April 2019. Simulasi ini bertujuan untuk menyesuaikan antara materi yang akan disampaikan calon presiden dan wakil presiden dengan waktu yang tersedia saat debat. "Kami akan coba (gelar simulasi), perlu untuk menyesuaikan waktu," kata Juru Bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf, Arya Sinulingga kepada Tempo di bilangan Menteng, Jakarta, Jumat, 11 Januari 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.