Kubu Prabowo - Sandiaga Tambahkan Kata HAM dalam Revisi Visi Misi

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto (memegang mikrofon) dan Sandiaga Uno (samping kanan Prabowo) menyampaikan pernyataan ihwal pelemahan rupiah. Konferensi pers ini berlangsung di rumah Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Jumat, 7 September 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri

    Calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto (memegang mikrofon) dan Sandiaga Uno (samping kanan Prabowo) menyampaikan pernyataan ihwal pelemahan rupiah. Konferensi pers ini berlangsung di rumah Prabowo, Jalan Kertanegara IV, Jakarta Selatan, Jumat, 7 September 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Kubu pasangan calon presiden-wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengubah visi dan misi yang sebelumnya telah diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum. Juru bicara Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandiaga, Siane Indriani mengatakan perubahan itu merupakan penyempurnaan dari visi dan misi yang sudah ada.

    Baca: Kubu Prabowo Perbarui Visi Misi: Selipkan Isu HAM - Lebih Ringkas

    "Ada aktualisasi berdasarkan masukan-masukan dan aspirasi masyarakat dari seluruh pelosok tanah air," kata Siane kepada Tempo, Kamis malam, 10 Januari 2019.

    Tempo memperoleh salinan visi dan misi berjumlah 44 halaman yang bertajuk "Indonesia Menang". Di bawahnya tertulis Visi dan Misi Prabowo-Sandiaga, Program Strategis Penguatan Ekonomi, Peningkatan Kesejahteraan Rakyat dan Mengembalikan Adab Berbangsa dan Bernegara.

    Adapun di bagian atas halaman tertulis "Adil Makmur Bersama Prabowo- Sandi 02". Siane mengkonfirmasi dokumen itu sebagai visi dan misi yang baru.

    Baca: Kubu Jokowi Tuding Visi Misi Prabowo Jiplakan

    Perubahan dimulai dari bagian visi. Dalam salinan yang lama, tertulis visi dan misi pasangan nomor urut 02 ini sebagai berikut.

    Terwujudnya bangsa dan negara Republik Indonesia yang adil, makmur, bermartabat, religius, berdaulat di bidang politik, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian nasional yang kuat di bidang budaya serta menjamin kehidupan yang rukun antarwarga negara tanpa memandang suku, agama, latar belakang sosial dan rasnya berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945.

    Adapun dalam salinan baru, visi menjadi lebih ringkas sebagai berikut.

    Terwujudnya Bangsa dan Negara Republik Indonesia yang adil, makmur, relijius, dan bermartabat dalam bingkai persatuan berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

    Berikutnya, redaksional dalam misi pun berubah kendati poinnya masih sama berjumlah lima buah. Ada satu poin yang ditambahkan dalam visi misi baru, yakni hak asasi manusia (HAM) yang sebelumnya tak disebut sama sekali di visi misi lawas. Dalam dokumen lama, bunyi kelima visi misi itu sebagai berikut.

    1. Membangun perekonomian nasional yang adil, luhur, berkualitas, dan berwawasan lingkungan dengan mengutamakan kepentingan rakyat Indonesia melalui jalan politik-ekonomi sesuai pasal 33 dan 34 UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945.
    2. Membangun masyarakat Indonesia yang cerdas, sehat, berkualitas, produktif, dan berdaya saing dalam kehidupan yang aman, rukun, damai, dan bermartabat serta terlindungi oleh jaminan sosial yang berkeadilan tanpa diskriminasi.
    3. Membangun keadilan di bidang hukum yang tidak tebang pilih dan transparan, serta mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia melalui jalan demokrasi yang berkualitas sesuai dengan Pancasila dan UUD Negara Republik Indonesia tahun 1945.
    4. Membangun kembali nilai-nilai luhur kepribadian bangsa untuk mewujudkan Indonesia yang adil, makmur, bermartabat, dan bersahabat, yang diberkati Tuhan Yang Maha Esa.
    5. Membangun sistem pertahanan dan keamanan nasional secara mandiri yang mampu menjaga keutuhan dan integritas wilayah Indonesia.

    Adapun dalam salinan yang baru, lima buah visi misi itu berbunyi demikian.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tata Tertib Penonton Debat Capres 2019, KPU Siapkan Kipas

    Begini beberapa rincian yang perlu diperhatikan selama debat Capres berlangsung pada Kamis, 17 Januari 2019. Penonton akan disediakan kipas oleh KPU.