Menuju Debat Cawapres, 2 Hal yang Dipoles dari Ma'ruf Amin

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin berencana membagikan 5.000 buah bola futsal bertuliskan KMA (Kiai Ma'ruf Amin) ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dewi Nurita/TEMPO

    Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin berencana membagikan 5.000 buah bola futsal bertuliskan KMA (Kiai Ma'ruf Amin) ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dewi Nurita/TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, M. Romahurmuziy mengakui bahwa timnya tengah memoles calon wakil presiden nomor urut 02 Ma'ruf Amin menjelang debat kandidat cawapres yang akan digelar Februari 2019 mendatang.

    "Pemolesan sudah dan tengah berlangsung, tentu sesuai dengan tema debat. Pemolesan bukan hanya dilakukan dari sisi konten tapi tampilan," ujar pria yang akrab disapa Rommy usai acara HUT PDIP di Jiexpo Kemayoran, Jakarta.

    Berita terkait: Selain Tina Talisa, 9 Tokoh Poles Jokowi - Ma'ruf Amin

    Rommy mengatakan, hal itu diperlukan karena waktu debat hanya terbatas dan paslon harus memaksimalkan penampilan serta membuat pesan yang disampaikan bisa dipahami publik. "Kalau Pak Jokowi kan sudah biasa dengan penampilan political gimnick, tapi Kiai Ma'ruf kan harus lebih dibiasakan lagi," ujar dia.

    Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Usman Kansong mengatakan beberapa yang ikut membantu persiapan penampilan debat Jokowi-Ma'ruf, yakni; tiga eks presenter seperti Tina Talisa, Meutya Hafid dan Putra Nababan.

    Adapula para politikus yang terlibat yakni; Politikus PKB Abdul Kadir Karding dan Lukman Edy, Politikus PDIP Aria Bima, dan Politikus Golkar Rizal Mallarengeng. Adapula tokoh kreatif seperti Fiki Satari dan Ipang Wahid, serta Pemimpin Redaksi Media Indonesia (non-aktif) Usman Kansong dan Direktur Pemberitaan MNC TV (non-aktif) Arya Sinulingga yang turut membantu.

    "Mereka terlibat “mengisi” konten atau materi debat dan “mengisi” penampilan kandidat," ujar Usman saat dihubungi Tempo pada Selasa malam, 8 Januari 2019.

    DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Abu Bakar Baasyir, dari Radikalisme ke Terorisme

    Abu Bakar Baasyir dikabarkan akan mendapatkan status bebas. Ini kasus-kasus hukum terkait radikalisme dan terorisme yang menimpa Abu Bakar Baasyir.