Sandiaga Uno: Man Jadda Wajada, Kerja Keras Hasil di Tangan Allah

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, Sandiaga Uno disambut meriah ratusan masyarakat Sampang  Madura saat memasuki Lapangan Wijaya Sampang, Jalan Wijaya Kusuma, Rabu (2/1/2019), untuk senam bersama. Foto/Istimewa

    Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, Sandiaga Uno disambut meriah ratusan masyarakat Sampang Madura saat memasuki Lapangan Wijaya Sampang, Jalan Wijaya Kusuma, Rabu (2/1/2019), untuk senam bersama. Foto/Istimewa

    TEMPO.CO, Sampang - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengatakan tidak memiliki target perolehan suara khusus di Kabupaten Sampang, Madura.

    Baca: Di Sampang, Sandiaga Senam dan Dialog Ekonomi dengan Emak-emak

    Sandiaga menuturkan dia dan timn hanya akan fokus kerja maksimal berdasarkan falsafah 'Man Jadda wajada'. Setelah berusaha, selebihnya tawakal kepada Allah.

    “Man Jadda Wajada, saya bersama tim pemenangan dan relawan akan kerja keras nanti,” kata Sandiaga Uno usai senam pagi di lapangan Wijaya Kusuma Sampang, Rabu, 2 Januari 2018.

    Sandiaga mengungkapkan bila terpilih nanti, ia akan memprioritaskan menggenjot perekonomian. "Membuka lapangan pekerjaan yang banyak dan menstabilkan harga bahan pokok," kata dia.

    Sandiaga Uno memulai kampanye di awal tahun ini, dengan menggempur basis Nahdlatul Ulama di Jawa Timur. Sebelum ke Sampang, Sandiaga mengunjungi sejumlah pondok pesantren, salah satu pesantren Sirrul Kholil di Desa Lerpak, Kecamatan Geger, Kabupaten Bangkalan.

    Sampang sebenarnya merupakan kantong suara Prabowo dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2014. Kala itu, Ketua Umum Gerindra ini berpasangan dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) ketika itu, Hatta Rajasa. Keduanya memperoleh 74,47 persen suara dari total sekitar 805 ribu daftar pemilih tetap (DPT).

    Simak: Sandiaga Klaim Bangun Tol Cipali Tanpa Utang, Faktanya?

    Di Sampang, Sandiaga mengadakan senam bersama warga di Lapangan Wijaya Kusuma. Setelahnya ia bertolak ke Surabaya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?