Ziarah Makam Sunan Ampel, Sandiaga Uno Bicara Wisata Religi

Reporter:
Editor:

Dwi Arjanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Cawapres Sandiaga Uno saat berdialog dengan pedagang makanan di food court Urip Sumoharjo Surabaya, 1 Januari 2019. TEMPO/Kukuh S. Wibowo

    Cawapres Sandiaga Uno saat berdialog dengan pedagang makanan di food court Urip Sumoharjo Surabaya, 1 Januari 2019. TEMPO/Kukuh S. Wibowo

    TEMPO.CO, Surabaya -Calon wakil presiden Sandiaga Uno berbicara ihwal ekonomi umat dan potensi wisata religi saat berziarah ke makam Sunan Ampel di Surabaya, Jawa Timur.

    Menurut Sandiaga Uno, potensi wisata religi bisa dimaksimalkan untuk menambah nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar, termasuk pusat ekonomi bagi para penggiat unit mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

    Baca : Sandiaga Uno Ingin Buktikan Bisa Membangun Tanpa Utang

    "Lihat saja di sekitarnya tumbuh warung makanan atau suvenir. Ini adalah bentuk nyata Islam yang rahmatan lil alamin," kata Sandiaga melalui keterangan tertulis pada Selasa, 1 Januari 2019.

    Sandiaga mengatakan penguatan wisata religi juga dapat membuat ekonomi umat menjadi lebih baik. Hal ini dia sampaikan saat berbincang dengan para ulama yang menunggunya di kawasan makam salah satu anggota Wali Songo itu.

    Sebelum ke Surabaya, Sandiaga mengawali kampanye awal tahun ini di Sidoarjo, Jawa Timur. Sandiaga mengklaim mendapatkan wejangan dari pengasuh Pondok Pesantren Sabilur Rosyad Al Usmani, KH Amiruddin Mu'in.

    Berdasarkan keterangan tertulis dari tim media Sandiaga, Amiruddin disebut meminta cawapres nomor urut 02 ini meningkatkan ekonomi umat. Sandiaga lantas berjanji bakal mendorong disahkannya Rancangan Undang-undang Pesantren jika dirinya dan Prabowo Subianto memenangi pemilihan presiden 2019.

    Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini berujar ingin menjadikan pesantren sebagai salah satu kawah candradimuka yang membentuk para santri menjadi enterpreneur baru. Sandiaga menganggap akan sangat baik jika ilmu agama para santri dipadukan dengan pengetahuan niaga dan wirausaha.

    "Tadi saya bicara dengan Kiai (Amiruddin). Saya diamanatkan agar perkuat komitmen untuk menjadikan santri sebagai lokomotif pembangunan kita ke depan," ucap Sandiaga.

    Simak pula :
    Kampanye Pertama di 2019 Sandiaga Uno Borong Kerupuk di Sidoarjo

    Istilah ekonomi umat yang diungkapkan Sandiaga Uno, banyak diperbincangkan setelah terpilihnya Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo. Dalam pidatonya di Gedung Joang 45, Menteng, Jakarta, sehari setelah pengumuman penunjukan cawapres, Jokowi menyebut Ma'ruf memiliki pengetahuan luas di bidang ekonomi.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | AHMAD FAIZ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.