Tahun Baru 2019, Ini Tiga Harapan Ma'ruf Amin

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin berencana membagikan 5.000 buah bola futsal bertuliskan KMA (Kiai Ma'ruf Amin) ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dewi Nurita/TEMPO

    Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin berencana membagikan 5.000 buah bola futsal bertuliskan KMA (Kiai Ma'ruf Amin) ke berbagai daerah di seluruh Indonesia. Dewi Nurita/TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Menyambut tahun baru 2019, calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin memiliki beberapa harapan untuk bangsa Indonesia. Pertama, Ma'ruf berharap tidak ada kegaduhan politik saat pemilihan presiden dan pemilihan legislatif di tahun mendatang.

    "Kita harapkan di pileg dan pilpres kali ini, suasana politiknya tidak membawa kegaduhan," kata Ma'ruf di kediamannya, Jalan Situbondo, Jakarta Pusat pada Senin, 31 Desember 2018.

    Baca: Perayaan Tahun Baru 2019, Polri Sebut ada 1.904 Titik Pengamanan

    Kedua, Ma'ruf berharap siapapun pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang menang dalam pilpres mendatang, tetap menjaga kedamaian bangsa. "Kita boleh menang, tapi tidak boleh mengorbankan keutuhan bangsa," ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia nonaktif ini.

    Baca: Perayaan Malam Tahun Baru di Setu Babakan, Ini Jadwal Acaranya

    Ketiga, Ma'ruf berharap tahun 2019 membawa keberuntungan secara ekonomi untuk bangsa Indonesia. "Semoga ekonomi Indonesia menjadi lebih baik, karena tanda-tanda ke arah arah itu sudah kelihatan," ujarnya.

    Ma'ruf Amin sebelumnya mengatakan bakal menghabiskan malam pergantian tahun bersama keluarga. Ia mengatakan biasa menunggu pergantian tahun dengan membaca Al Quran dan zikir. "Biasanya tahun baru itu, kalau tidak menghadiri acara, maka saya menyambut tahun baru dengan baca salawat dan zikir biasanya di rumah," ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.