Kampanye di Solo, Sandiaga Kenalkan Istrinya pada Perajin Mebel

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Istri Sandiaga Uno, Nur Asia menyenderkan kepala pada suaminya, di Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 28 November 2018. Sandiaga memberikan sebuah buket bunga yang di dalamnya terdapat lili dan mawar putih, untuk Nur Asia. Istimewa

    Istri Sandiaga Uno, Nur Asia menyenderkan kepala pada suaminya, di Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 28 November 2018. Sandiaga memberikan sebuah buket bunga yang di dalamnya terdapat lili dan mawar putih, untuk Nur Asia. Istimewa

    TEMPO.CO, Sukoharjo-Calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga  Salahuddin Uno berkampanye di Jawa Tengah pada akhir pekan ini. Dia dijadwalkan berkeliling untuk bertemu dengan masyarakat di Kota Solo dan sekitarnya.

    Saat berkunjung ke Jawa Tengah, Sandiaga biasanya ditemani oleh para pengurus partai pengusung serta para relawan. Namun, saat mengunjungi perajin mebel rotan di Gatak, Sukoharjo, dia terlihat didampingi oleh istrinya, Nur Asia Uno. "Ini istri saya," katanya mengenalkan kepada para perajin, Jum'at, 28 Desember 2018.

    Baca: Sandiaga Curhat ke Pengusaha Mebel: Saya Pernah Bangkrut

    Menurut Sandiaga selama empat bulan kampanye keliling ke berbagai daerah, dia tak pernah didampingi istrinya. Dia hanya didampingi istri saat kampanye di Jakarta dan Jawa Barat. "Kalau untuk Kota Solo ini spesial, dia mau ikut," katanya.

    Sandiaga kemudian memperkenalkan istrinya pada para perajin mebel. "Namanya Mpok Nur Asie, Betawi asli," katanya. Sandiaga berujar telah menikah selama lebih dari 20 tahun dan dikaruniai tiga anak. "Yang paling kecil berusia tujuh tahun."

    Simak: Menteri PU Jawab Sindiran Sandiaga soal Jembatan Indiana Jones

    Saat ditanya awak media, Sandiaga enggan mengaitkan keikutsertaan istrinya dengan Kota Solo yang diprediksi akan menjadi medan persaingan kedua pasangan calon dalam berebut suara. "Kan Man Jadda Wajada," katanya menyebutkan ungkapan yang berarti siapa yang bersungguh-sungguh akan berhasil.

    Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi berencana memindahkan posko pemenangan dari Jakarta ke Jawa Tengah. Kota Solo menjadi salah satu tempat yang disebut-sebut akan digunakan sebagai markas utama.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Deretan Kasus Abu Bakar Baasyir, dari Radikalisme ke Terorisme

    Abu Bakar Baasyir dikabarkan akan mendapatkan status bebas. Ini kasus-kasus hukum terkait radikalisme dan terorisme yang menimpa Abu Bakar Baasyir.