Dukung Jokowi - Ma'ruf Amin, KSPSI Siap Menangkan 70 Persen Suara

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ma'ruf Amin menerima dukungan dari Relawan Serikat Pekerja KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) di kediamannya pada Kamis, 27 Desember 2018. Dewi Nurita/TEMPO

    Ma'ruf Amin menerima dukungan dari Relawan Serikat Pekerja KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) di kediamannya pada Kamis, 27 Desember 2018. Dewi Nurita/TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Ma'ruf Amin menerima dukungan dari Relawan Serikat Pekerja KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) di kediamannya Jalan Situbondo Nomor 12, pada Kamis, 27 Desember 2018. Deklarasi yang sama juga akan dilakukan serentak di beberapa kota.

    Baca juga: Tiga Ucapan Ma'ruf Amin yang Kontroversi di 2018

    Dalam dukungannya, ketua tim relawan KSPSI Jusuf Rizal berharap, jika nanti Jokowi-Ma'ruf terpilih, bisa lebih meningkatkan kesejahteraan buruh. Salah satunya dengan menyempurnakan Undang-Undang ataupun berbagai peraturan guna meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh, seperti Peraturan Pemerintah Nomor 78 atau PP 78 tentang pengupahan, outsourching, dan pembatasan masuknya tenaga kerja asing yang tidak memiliki skill atau ketrampilan.

    "Kiai Ma'ruf merespons baik tuntutan kami. Beliau menjanjikan perubahan, salah satunya dengan mengurangi tenaga kerja asing yang unskill," ujar Rizal saat ditemui di kediaman Ma'ruf, Jalan Situbondo Nomor 12, Jakarta pada Kamis, 27 Desember 2018.

    Baca: Polisi Tangkap Penyebar Video Ma'ruf Amin Berkostum Sinterklas

    Relawan Serikat Pekerja Buruh KSPSI menyatakan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf dan siap memenangkan 70 persen suara. Disebutkan dukungan ini sesuai dengan hasil Rapimnas 2018. KSPSI sendiri memiliki 17 Federasi Serikat Pekerja Anggota (FSPA) dan memiliki anggota 7 jutaan, baik formal maupun non-formal.

    “Dukungan suara lewat KSPSI cukup signifikan. Kami akan gerakkan mesin suara mulai dari DPP, DPD, DPC serta Serikat Pekerja Anggota hinggs ke PUK (Pengurus Unit Kerja). Apalagi ditambah pemilih keluarga,” ujar Jusuf Rizal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.