Prabowo Ucapkan Duka untuk Korban Tsunami Selat Sunda

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden Prabowo Subianto (kanan) menaiki ojek motor saat menghadiri acara kopi darat pengemudi ojek online di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Ahad, 16 Desember 2018. Kopdar Ojol ini diselenggarakan Forum Gabungan Roda 02 (Forgab) yang diikuti sedikitnya 8 ribu anggota relawan.  Istimewa.

    Calon presiden Prabowo Subianto (kanan) menaiki ojek motor saat menghadiri acara kopi darat pengemudi ojek online di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Ahad, 16 Desember 2018. Kopdar Ojol ini diselenggarakan Forum Gabungan Roda 02 (Forgab) yang diikuti sedikitnya 8 ribu anggota relawan. Istimewa.

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengungkapkan rasa bela sungkawa terhadap korban tsunami Selat Sunda. Prabowo menuturkan beberapa temannya turut menjadi korban dari bencana alam itu.

    Baca: Wedhus Gembel Bisa Sebabkan Tsunami Selat Sunda?

    "Kami sangat kaget, sangat prihatin. Di situ ada beberapa kenalan saya, ada beberapa anggota Gerindra juga. Kami ucapkan bela sungkawa atas peristiwa itu," kata Prabowo dalam siaran persnya, Minggu, 23 Desember 2018.

    Ia juga mengatakan tsunami selat Sunda itu telah mengakibatkan duka baru bagi Indonesia, setelah sebelumnya diguncang gempa dan tsunami di Lombok dan Palu. Ia berharap agar ke depannya bencana atau tsunami susulan tak terjadi lagi di seluruh wilayah Indonesia.

    "Kita harus lebih waspada terhadap kemungkinan-kemungkinan tsunami susulan," ucap Prabowo.

    Tsunami menggulung kawasan pesisir Anyer Sabtu malam, 22 Desember 2018. Hingga saat ini, BNPB mencatat 281 orang meninggal. Sekitar 1.000 lebih orang terluka dan puluhan lainnya dinyatakan hilang.

    Simak juga: Ilmuwan Pernah Ungkap Potensi Tsunami Selat Sunda, Ini Risetnya

    Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika mensinyalir, tsunami Selat Sunda disebabkan oleh longsor bawah laut yang disebabkan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.