Demokrat Sebut Pertemuan SBY - Prabowo Persiapan Kampanye 2019

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberi keterangan pers seusai pertemuan tertutup di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta, Senin, 30 Juli 2018. Dalam pertemuan tersebut, Partai Demokrat resmi berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam pilpres 2019. TEMPO/Subekti.

    Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bersama dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memberi keterangan pers seusai pertemuan tertutup di kediaman Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta, Senin, 30 Juli 2018. Dalam pertemuan tersebut, Partai Demokrat resmi berkoalisi dengan Partai Gerindra dalam pilpres 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pertemuan Ketua Umum Partai Demokrat dengan calon presiden nomor urut 02, SBY - Prabowo yang dijadwalkan hari ini, Jumat 21 Desember 2018 adalah untuk persiapan kampanye pemilihan presiden 2019. “Pertemuan ini inisiatif SBY yang mengundang Prabowo Subianto dan koalisi untuk hadir di kediamannya, di Mega Kuningan Timur, Jakarta Pusat,” kata Juru Bicara Partai Demokrat, Imelda Sari kepada Tempo, hari ini.

    Sebelumnya Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo - Sandiaga Uno, Dahnil Anzar, mengatakan dalam pertemuan ini Prabowo akan mendengarkan saran dari SBY mengenai strategi dan masalah kebangsaan kontemporer. "Rencananya ya bicara banyak hal. Biasa kalau dua jenderal bertemu gitu," ujar Dahnil kepada wartawan di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis 20 Desember 2018.

    Baca: Muncul di Akhir Kampanye, SBY Dianggap The ...

    Sebagai junior SBY di kancah politik, kata Dahnil, Prabowo akan lebih banyak mendengarkan wejangan dari SBY. Dahnil menuturkan tim pemenangan dan Prabowo sudah menganggap SBY sebagai politikus paling sukses. Indikatornya keberhasilan SBY memenangkan Pemilihan Presiden atau Pilpres 2004 dan 2009.

    Dahnil menyatakan Prabowo mengakui keberadaan SBY sangat penting di kubunya. Itu pula sebabnya Prabowo juga BPN kebingungan menempatkan presiden keenam ini saat SBY menyatakan dukungan dan bergabung dengan BPN. "Tidak ada tempat yang pas, karena beliau sudah sangat tinggi sekali. Sebenarnya kami bingung menempatkannya."

    Baca: Prabowo Dijadwalkan Bertemu SBY, Dahnil ...

    Sebelum pertemuan SBY - Prabowo, Dahnil membantah tidak benar apabila selama ini Demokrat dinilai tidak banyak memberikan kontribusi kepada Prabowo - Sandiaga dalam berkampanye.

    Dahnil mengatakan baik SBY atau Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY, juga kader Demokrat lain selalu bergerak. SBY dinilai ahli politik, sehingga tahu pasti kapan harus terjun dan kapan harus menahan diri.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?