Prabowo - Sandiaga Desak Lumbung Jokowi, Berikut Peta Kekuatannya

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) mengangkat tangan bersama Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta Humphrey Djemat (kiri) saat deklarasi dukungan PPP muktamar Jakarta kepada pasangan Prabowo-Sandi di kediaman Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu, 28 November 2018. ANTARA

    Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto (tengah) mengangkat tangan bersama Ketua Umum PPP Muktamar Jakarta Humphrey Djemat (kiri) saat deklarasi dukungan PPP muktamar Jakarta kepada pasangan Prabowo-Sandi di kediaman Jalan Kertanegara, Jakarta, Rabu, 28 November 2018. ANTARA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo - Sandiaga Uno bergerilya untuk menggerus kemenangan di Provinsi Jawa Tengah. Provinsi ini dikenal sebagai lumbung suara rival mereka, Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan partainya, PDIP. "Kemenangan di Jateng besar pengaruhnya secara nasional," kata Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga Sudirman Said melalui keterangan tertulis yang diterima Tempo pada Ahad, 9 Desember 2018.

    Tak tanggung-tanggung, markas Badan Pemenangan Prabowo - Sandiaga pun bakal dipindah ke Solo, kota kelahiran Jokowi. Lokasinya di daerah Klodran, Colomadu, Kabupaten Karanganyar, hanya 5 kilometer dari rumah dinas Wali Kota Solo. Bangunan 6.000 meter atau seukuran satu lapangan bola level internasional disiapkan untuk markas. "Milik salah satu kader Gerindra yang dipinjamkan," kata Joko Kanigoro, teman dekat juru bicara BPN Prabowo - Sandiaga Ferry Juliantono saat ditemui Kamis lalu, 13 Desember 2018.

    Baca: Ketua Timses Prabowo Sebut Markas di Solo ...

    Prabowo – Sandiaga bergerilya ke lumbung suara Jokowi, sebenarnya bagaimana perimbangan kekuatan kedua pasangan di Jawa Tengah? Salah satu indikasi yang bisa dilihat yaitu dari  komposisi kekuatan partai pendukung dari masing-masing calon pada Pemilu Legislatif 2014 lalu.

    Pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin saat ini didukung oleh sembilan partai. Tapi dua partai pendukung yaitu Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dan Partai Persatuan Indonesia (Perindo) menjadi partai baru dan tidak ikut dalam Pemilu 2014. Sehingga, total ada tujuh partai
    pendukung Jokowi - Ma'ruf yang telah memiliki basis suara hingga 2014.

    Baca: Kubu Prabowo - Sandiaga Ingin Memecah Suara ...

    Perinciannya, PDI Perjuangan sebagai partai jawara dengan 4.295.598 suara, Golkar 2.497.282 suara, PKB 2.305.444 suara, PPP1.151.753 suara, Partai NasDem 1.035.126 suara, Partai Hanura 730.752 suara, dan PKPI dengan total 59.838 suara. Dengan begitu, total suara tujuh partai ini 12 juta suara.

    Pasangan Prabowo - Sandiaga didukung oleh empat partai saja. Perinciannya yaitu Partai Gerindra 1.963.080 suara, PAN 1.208.202 suara, Demokrat 1.120.729 suara, dan PKS 1.076.518 suara. Total 5,36 juta suara. Angka ini tidak mencapai setengah dari kekuatan partai-partai pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin.

    Simak: Sandiaga Sebut Ada 10 Tim Bayangan di Kubu Prabowo ...

    Jika suara kedua calon dijumlahkan, maka jumlahnya baru 17,36 juta suara. Sedangkan, Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jawa Tengah telah menetapkan 27,43 juta orang menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu Presiden pada 17 April 2019. Sehingga, masih ada selisih hingga 10 juta suara mengambang yang bisa beralih ke masing-masing calon.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.